Longsor 3 Meter Tutupi Jalan!
Jalur Riau-Sumbar Lumpuh! Longsor Setinggi 3 Meter Tutup Jalan, Begini Kondisi Terbarunya
BUALBUAL.com - Bencana tanah longsor terjadi di Jalan Lintas Sumatera Barat (Sumbar)-Riau, tepatnya di Jorong Simpang Tiga, Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Jumat (6/11/2026) pagi.
Akibat kejadian tersebut, akses jalan penghubung Provinsi Riau dan Sumatera Barat sempat terputus. Material berupa tanah, batu, dan kayu menutupi badan jalan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.
Kapolres Lima Puluh Kota, AKBP Syaiful Wachid, mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.
Material longsoran diperkirakan memiliki ketinggian sekitar 3 meter dan menutupi badan jalan sepanjang kurang lebih 4 meter.
"Akibat tanah longsor tersebut, akses Jalan Lintas Sumbar-Riau terhambat. Kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, untuk sementara tidak bisa melintas," ujarnya, Jumat siang.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Pangkalan bersama BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, TNI, dan instansi terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Proses pembersihan material longsor mulai dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB. Evakuasi melibatkan PT KAS, PT Statika, serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lima Puluh Kota dengan mengerahkan tiga unit alat berat jenis Loader Komatsu.
Penanganan di lapangan dipimpin Kapolsek Pangkalan, Iptu Zarwiko Irzal. Personel kepolisian juga melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas selama proses pembersihan berlangsung.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut. Tidak ditemukan pula kendaraan yang tertimbun material longsor.
Setelah dilakukan pembersihan selama kurang lebih dua jam, material longsor yang menutupi badan jalan akhirnya berhasil disingkirkan.
"Pada pukul 12.00 WIB, material longsor yang menutupi badan jalan sudah berhasil dibersihkan. Saat ini jalan sudah bisa dilewati kendaraan, baik dari arah Pekanbaru, Provinsi Riau, maupun dari arah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat," jelasnya.
Dengan kembali normalnya akses jalan tersebut, arus kendaraan dari kedua arah sudah dapat melintas. Meski demikian, pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati saat melintasi kawasan rawan longsor, terutama ketika hujan turun.

Berita Lainnya
Semakin Terang Pembuktian Kades Seberida Korban Diskriminalisasi
Aturan Baru di Tubaba, Awak Media Harus Didampingi Penyidik Kepolisian saat Lakukan Kontrol Sosial di Puskemas?
Video Ancaman Senjata Viral di Jalan Lintas Sumatera Rohil, Pelaku Mengaku dan Serahkan Diri
Berikut Kronologi dan Identitas Korban Kebakaran di Tembilahan
Ditpolair Polda Riau Turunkan Tim Evakuasi Warga Terdampak Banjir
Darurat Narkoba, Praktisi Hukum Ini Minta Pemkab Inhil Segera Bentuk BNNK
Speed Boat Karam di Perairan Pelangiran, Diduga Tabrak Kayu di Jalur Pelayaran
Diduga Pemdes Bangun Harjo Jaya Lakukan Kegiatan Fiktif, Warga Pulau Burung Datangi Inspektorat Inhil
Pria di Inhil Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga Korban Bunuh Diri Minum Racun Tikus
Speed Boat Tujuan Air Bagi Concong Tenggelam di Perairan Bantalan Tembilahan
Saya Bersumpah! TA: Gubri Abdul Wahid Bantah Tuduhan Pemerasan oleh KPK
Terkait Tindak Pidana Penganiayaan di Kopitiam 212 Batam, Ini Penjelasan Polda Kepri