Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Saya Bersumpah! TA: Gubri Abdul Wahid Bantah Tuduhan Pemerasan oleh KPK
BUALBUAL.com - Tenaga Ahli (TA) Gubernur Riau, Tata Maulana, mengungkapkan bantahan Gubernur Riau Abdul Wahid terhadap sangkaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah itu sebelumnya menetapkan Abdul Wahid sebagai tersangka dugaan pemerasan terhadap sejumlah pejabat di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Riau.
“Saya bertemu Pak Gubernur saat menyerahkan pakaian yang diminta penyidik KPK untuk dibawa ke Jakarta. Kata penyidik, pakaian itu untuk dipakai Pak Gubernur nanti saat keberangkatan,” tutur Tata Maulana saat diwawancarai melalui percakapan WhatsApp dengan riauterkini.com, Selasa (11/11/2025).
Tata menjelaskan, saat itu ia bersama Gubernur Riau berada di Mako Brimob Polda Riau setelah dijemput sejumlah penyidik KPK dari sebuah barbershop di Jalan Paus, Pekanbaru.
“Kepada saya, Pak Gubernur menegaskan bahwa dirinya tidak tahu menahu soal OTT (Operasi Tangkap Tangan) KPK di Dinas PUPR. Pak Gub bersumpah tidak melakukan pemerasan seperti yang disangkakan,” tegas Tata.
Bantahan itu, lanjut Tata, diperkuat dengan alibi bahwa sejak pukul 11.00 WIB, Senin (3/11/2025), Abdul Wahid berada di rumah dinas gubernur. Saat itu, ia menerima sejumlah tamu, di antaranya Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Bupati Siak Afni Zulkifli, dan Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto.
“Mereka berbincang di gedung belakang Balai Serindit yang memang sering dijadikan tempat ngopi,” kata Tata.
Setelah para tamu pulang, lanjutnya, Gubernur mengajak untuk ngopi di luar. Atas saran Kabag Protokol Raja Faisal, mereka pun menuju sebuah kafe di Jalan Paus.
“Saat sedang ngopi, tiba-tiba datang sejumlah penyidik KPK yang langsung menghampiri Pak Gubernur,” ujarnya.
Tata mengaku sempat bertanya kepada penyidik tentang keterkaitan OTT di Dinas PUPR dengan Gubernur. Namun, penyidik justru balik bertanya mengenai identitas Tata. “Saat saya sebut nama, penyidik malah bilang saya juga nanti ikut ke KPK,” tambahnya.

Berita Lainnya
Ditolak 'Begituan', Seorang Pria di Pekanbaru Ini Cekik Janda Hingga Tewas
3 Rumah Warga di Tembilahan Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Begini Kondisi Ulama Syekh Ali Jaber Usai Ditusuk Orang Tak Dikenal
Heboh di Medsos! Siswa MTs 15 Tahun Diduga Meninggal Saat Menambang Emas Ilegal di Kuansing
Kecelakaan Kerja Kembali Terjadi di PHR, Tiga Pekerja Tewas dalam Kontainer Limbah PPLI
Ketua Knes H. Alwi Arifin Bantah Dijemput Paksa Polisi
Kelompok Perajin Mawar Suci Sulap Daun Pandan Jadi Keranjang Kain
Pemadaman Karlahut di Desa Lahang Hulu Dilakukan Hingga Larut Malam
Selalu Diakses Warga dan Anak Sekolah, Jembatan Penghubung Antar Parit di Desa Seberang Sanglar Nyaris Ambruk
Toko Tekstil di Jalan HOS Cokroaminoto Pekabaru Terbakar 'Diduga Korsleting Listrik'
Kembali, Polres Bintan Berhasil Gagalkan Penyeludupan PMI Ilegal ke Malaysia
Diduga Ada Permainan Hasil Swab Covid-19, Tarmizi Minta Kadinkes Bintan Pecat Oknum Pegawai Puskesmas Kijang