Tragedi Tol Permai! Ibu Tewas, Tiga Sekeluarga Luka Berat Diduga Akibat Microsleep
BUALBUAL.com - Ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) kembali memakan korban. Dalam beberapa waktu terakhir, jalur bebas hambatan ini kerap diwarnai kecelakaan, yang sebagian besar dipicu faktor kelelahan pengemudi hingga kelalaian di jalan.
Pengendara pun diimbau untuk lebih waspada, memastikan kondisi fisik tetap prima serta kendaraan dalam keadaan layak sebelum melintas.
Kecelakaan terbaru terjadi pada Ahad (19/4/26) sekitar pukul 13.40 WIB di kilometer 38. Peristiwa nahas itu merenggut satu nyawa dan menyebabkan tiga orang lainnya mengalami luka berat.
Kepala Satuan Polisi Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, menjelaskan kecelakaan melibatkan mobil Daihatsu Terios BM 1662 NF dan truk Hino BM 9569 TY yang tengah berhenti di bahu jalan akibat gangguan mesin.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi Terios, Irma (45), meninggal dunia. Sementara suaminya, Sanusi Tandi (50), serta dua anak mereka, Brian (11) dan Zahara Tania (13), mengalami luka berat. Seluruh korban merupakan warga Jalan Siak II, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.
"Yang meninggal dunia adalah pengemudi mobil Terios, sementara tiga penumpang lainnya mengalami luka berat dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros Ahmad Yani," ujar Baskara, Senin (20/4/26).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, mobil Terios melaju dari arah Pekanbaru menuju Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis. Saat di lokasi, kendaraan tiba-tiba bergerak ke kiri hingga masuk ke bahu jalan, tepat saat truk Hino dalam kondisi berhenti karena mengalami panas mesin.
"Diduga pengemudi dalam kondisi mengantuk (microsleep). Sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan, apalagi di jalan menanjak, hingga akhirnya menabrak bagian belakang truk," jelasnya.
Petugas yang dipimpin Panit Regu 1 Tol Permai Ipda Aljamil bersama personel lainnya segera melakukan evakuasi korban dan mengamankan lokasi guna mencegah kemacetan serta kecelakaan lanjutan.
Seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan oleh Satlantas Polres Siak untuk proses penyidikan lebih lanjut. Selain korban jiwa, kerugian materil ditaksir mencapai Rp50 juta.
Baskara kembali mengingatkan pengguna jalan tol agar tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau mengantuk. “Jika kondisi fisik menurun, segera beristirahat di rest area demi keselamatan,” imbaunya.

Berita Lainnya
Diduga Lakukan Penimbunan Tanpa Izin, PT Elang Indonesia Ancam Wartawan Jika Diberitakan
Melalui Proses Mediasi, Keluarga Korban Bayi Putus dan Pihak Puskesmas Gajah Mada Tembilahan Berdamai
Disnaker Mesuji Akan Mediasikan Terkait Permasalahan Salah Satu karyawan PT BSMI
Respon Super Cepat! Tim Damkar PT Pulau Sambu Tuai Pujian Usai Taklukkan Api dalam 25 Menit
Ketahuan Mencuri Toko Sembako di Pekanbaru , Pelaku Jadi Bulan-bulanan Massa
Remaja 17 Tahun Hilang di Sungai Batang Kuantan, Warga Lakukan Pencarian
Pancing Tersangkut Kantong Plastik, Ternyata Berisi 43 Butir Peluru
Peluru Menembus Bibir Korban, Pemuda di Dumai Ditembak OTK Saat Nongkrong depan Rumah
Dibangun Tahun 2017, Bangunan Pamsimas di Desa Jaya Sakti Mesuji Tidak Berfungsi
Kisah Petani Tewas Tertembak Senapan Sendiri saat Jaga Padi dari Monyet
Kadis DKP Lampura Diduga Halangi Kerja Wartawan, Ini Kata Ketua DPP KWIP
Yuk Mampir di Warung Papadaan Sediakan Kue Khas Banjar Indragiri Hilir