Berantas Penyakit Menular
Tak Bisa Ditunda! Kadis PMD Inhil Desak Pemdes Alokasikan Dana Khusus Lawan AIDS, TBC dan Malaria
BUALBUAL.com - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hadiri pertemuan koordinasi dan advokasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria (ATM).
Pertemuan lintas sektor ini digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dibuka langsung oleh Bupati Inhil, Haji Herman, dihadiri Dinas Sosial, Dinas Capil serta seluruh camat yang dilaksanakan di Hotel Harmoni Tembilahan, Rabu (22/7/2026).
Bupati Inhil, Haji Herman, menegaskan bahwa penanganan penyakit ATM tidak bisa hanya dibebankan kepada sektor kesehatan saja. Diperlukan kolaborasi terpadu lintas sektor hingga ke tingkat pemerintahan desa.
"Penanggulangan penyakit TBC, HIV-AIDS ini perlu peran dan sinergi lintas sektor agar tercapai target eliminasi," kata Haji Herman.
Maka dari itu, kehadiran sektor pemberdayaan masyarakat dan desa memiliki arti krusial. Mengingat penanggulangan penyakit seperti TBC, HIV-AIDS, hingga pencegahan wabah malaria sangat bergantung pada kondisi sanitasi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) masyarakat.
"Kita berkomitmen mendukung percepatan eliminasi penyakit menular di tingkat akar rumput. Kami akan menghimbau Kepala Desa untuk melakukan sosialisasi di level desa," kata Kadis PMD Inhil, Yuliargo, SP, M.Si.
Dinas PMD Inhil mengambil peran strategis dalam mendorong pemerintah desa agar turut serta mengintegrasikan program kesehatan masyarakat ke dalam dokumen perencanaan pembangunan desa, yakni Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDDes).
"Penanganan masalah kesehatan dasar, pencegahan penyakit menular, hingga penataan lingkungan yang sehat memerlukan konvergensi lintas sektor. Peran pemerintah desa sangat vital dalam menggerakkan partisipasi masyarakat secara langsung," terang mantan Camat itu.
Lebih lanjut Yuliargo, SP, M.Si mengatakan, optimalisasi peran desa melalui alokasi anggaran dan gotong royong, serta mengoptimalisasikan peran kader posyandu dan lembaga kemasyarakatan desa dengan tindak lanjut dengan peningkatan edukasi dini.
"Kita dorong kader kesehatan desa untuk aktif memberikan sosialisasi mengenai bahaya serta cara pencegahan penularan AIDS, TBC, dan Malaria kepada warga," terangnya.
Integrasi Program Kesehatan nantinya diharapkan kesadaran kolektif dari Desa hingga masyarakat bawah. Langkah ini menjadi fondasi penting agar Inhil mampu mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan bebas dari ancaman penyakit menular.

Berita Lainnya
1.471 Kasus DBD dalam Empat Bulan, Dinas Kesehatan Riau Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Dorong Generasi Muda Melek Finansial, Diskominfotik Riau Dukung Duta Literasi Keuangan 2025
Bupati HM Wardan Sapa PKL dengan Bersepeda
Bupati Bengkalis Prioritas Peningkatan Jalan Gajah Mada, Masuk RPMJ 2021 -2026
Bersiap Menyambut Kunjungan Panglima TNI, Gubernur Pimpin Rapat Bersama FKPD
Ini Ucapan Kadis Ketahan Pangan Lampung Utara Terkait Dirinya Tantang Wartawan
Dirasa Lewati Areal Batas Berjualan Satpol PP Ingatkan PKL di Duri
Dewi Ansar Dorong Pelaku UMKM Perempuan di Kepri Naik Kelas
Minat! BUMD Inhil PT KIG Buka Seleksi Posisi Komisaris dan Direksi
Bupati Inhil Buka Secara Resmi Muscab ke-II DPC GRANAT Inhil Tahun 2025
Wabup Bengkalis Hadiri Silaturahmi Ramadhan DPP PAN Bersama Presiden RI
Panwascam Tanjungpinang Timur Gelar Simulasi Proses Pemungutan Suara