PILIHAN
Syamsuar: Sudah Jadi Gubernur Baru Semua Mengaku Keluarga 'Pejabat Diingatkan Jangan Langsung Percaya'
BUALBUAL.com, Gubernur Riau, Syamsuar, mengatakan saat ini banyak orang yang mengaku keluarga dan menjual nama gubernur Riau dan istri untuk kepentingan pribadi.
"Semua orang sekarang mengaku keluarga gubernur, keluarga ibu (istri). Sudah jadi gubernur baru semua mengaku keluarga," kata Syamsuar saat memberi sambutan Rakerkesda Riau, Rabu (27/3/2019) di Hotel Labersa Kampar.
Syamsuar juga mengaku, saat ini era orang senang berfoto dengan pejabat atau orang yang sedang populer. Tapi di sisi lain orang juga banyak memanfaatkan foto itu untuk kepentingan pribadi.
"Harapan saya tidak ada yang mengaku keluarga gubernur, keluarga Syamsuar, ibu dan sebagainya. Mudah-mudahan itu tak ada," harapnya.
Karena itu, sebelum ada orang yang dirugikan karena mengaku keluarga gubernur, Syamsuar telah memberitahu jajarannya agar jangan cepat percaya kalau ada orang mengaku-ngaku keluarga atau orang terdekat gubernur.
"Saya juga sudah beritahu kepada pejabat Pemprov Riau, kalau ada yang mengaku keluarga atau orang dekat saya jangan langsung percaya, kalau perlu klarifikasi dengan saya," tegasnya.
Sumber : Cakaplah

Berita Lainnya
Tim Putri Jakarta Pertamina Energi Gulung Jakarta Elektrik PLN
Siapa Kader HMI Tersangka, Terkait demo 4 November kemarin oleh Polda Metro Jaya
SPRMII Bersama Supir Angkot BBM Elnusa Gelar Sunnat Massal Gratis
Bank Riau Kepri Cabang Tembilahan Berikan Langkah Ini Kepada Nasabah, Terkait Aturan OJK Mengenai Kelonggaran Kredit
Guru Sertifikasi Kirim SMS Serentak, Tak Ditemui Anggota Dewan Pekanbaru
Menakjubkan WhatsApp Pecah Rekor, Kirim 75 Miliar Pesan
Bahas Kecurangan Pemilu, 1.000 Ulama Hadiri Ijtima Ulama III
Terdakwa Dugaan Penggelapan PT. THIP Pelangiran Divonis 10 Bulan Kurungan
BualbualLucu : Membeli Kondom di Apotek
Soal Dukungan di Pilpres 2019, Gatot: Pilihan Saya di Bilik Suara
24 Peserta Bengkalis Sampai di Babak Final, Satu Perlombaan Menunggu Hasil
Irwan Nasir: Ya Benar Ada Panggilan KPK "Kita Hormati Proses Hukumnya, dan Kita Sedang Lengkapi Dokumennya"