PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Guru Sertifikasi Kirim SMS Serentak, Tak Ditemui Anggota Dewan Pekanbaru
BUALBUAL.com, PEKANBARU –Ratusan guru sertifikasi SD dan SMP Kota Pekanbaru melakukan aksi pengiriman pesan singkat atau SMS serentak ke nomor handphone Ketua DPRD Pekanbaru, Jumat 3 Mei 2019.
Aksi tersebut dilakukan karena massa yang menggelar aksi unjuk rasa tak kunjung ditemui satupun anggota DPRD Kota Pekanbaru.
"Mari kita kirimkan pesan singkat ini kepada Ketua DPRD Kota Pekanbaru agar dia tahu kita menunggunya," teriak massa.
Adapun isi pesan singkat yang dikirimkan massa "Temui massa aksi, penuhi hak kami, sekarang di Kantor DPRD Pekanbaru".
Seperti yang diketahui, ratusan guru sertifikasi SD dan SMP Kota Pekanbaru menggelar aksi unjuk rasa terkait Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 7 Tahun 2019. Dimana disebutkan guru sertifikasi tidak lagi menerima tunjangan TPP.
Jika dihitung, aksi unjuk rasa ini merupakan yang ke delapan kalinya digelar guru sertifikasi. Hal ini terjadi karena hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru enggan memenuhi permintaan guru sertifikasi guna merevisi Perwako Nomor 7 Tahun 2019.
Sumber: bertuahpos.com

Berita Lainnya
Tim Gabungan Lakukan Simulasi Penanggulangan Karhutla
Relawan Projo Kini Sebut Prabowo Subianto Sebagai Seorang Patriot Sejati
Mobil Hyundai Getz Terbakar di Bandara SSK II Pekanbaru
Selama 5 Hari Koramil 06 Kateman Lakukan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla
Jusuf Kalla: Ketimbang ke Tangan Asing Lebih Baik Ke Prabowo 'Soal kepemilikan lahan'
Inhil Dipercaya Menjadi Tuan Rumah Pemilihan Duta Genre Provinsi Riau Tahun 2018
Anies-Sandi: Siapkan Dua Mantan Pimpinan KPK Adnan Pandu Praja dan Bambang Widjojanto Jadi Tim Transisi
Wabup Inhil Berharap Penyelesaian Tepat Waktu, Saat Tinjau Pembangunan Puskesmas Sungai Raya
Prabowo: Ada Emak-Emak Mau Deklarasi kok Diusir!
Mini Soccer Selalu Menghiasi Perayaan Hari Raya Aidil Fitri di Kelurahan Senayang
Indonesia Butuh Pemimpin Dengan Solusi, Bukan Yang Hanya Bisa Menuding
LAMR Nilai Pernyataan Ketua IKAPI Riau Tentang Mulok Budaya Melayu Riau Itu Tidak Etis