Dari Limbah Jadi Rupiah!
Gebrakan Baru SPR! Kelola Limbah Jadi Sumber PAD, Riau Bakal Nikmati 20 Persen Keuntungan
BUALBUAL.com - PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) Perseroda terus memperkuat langkah bisnisnya untuk meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau.
Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Dr. H. Haris Kampay, SPR Perseroda telah menjalin berbagai kerja sama di sejumlah sektor strategis, seperti pengelolaan sumur idle, pupuk, air minum kemasan, jasa survei, minyak goreng, hingga perkebunan.
Terbaru, pada Selasa (4/8/2026), SPR Perseroda menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Trans Multi Cargo (TMC) terkait kerja sama pengelolaan limbah. Penandatanganan berlangsung di Kantor SPR Perseroda, Jalan Diponegoro No. 49, Pekanbaru.
MoU ditandatangani langsung oleh Direktur SPR Perseroda, Dr. H. Haris Kampay, dan Direktur PT TMC, Ronald R. Siregar. Penandatanganan turut disaksikan Notaris Ira Asiska, Sekretaris SPR Hariyanto Karim, Asisten Direktur Hariyono, Manajer Bisnis Arif Subayang, serta Tenaga Ahli Amiruddin.
Haris Kampay mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi SPR Perseroda untuk memperluas sumber pendapatan perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap PAD Riau.
"Kolaborasi dengan PT TMC ini merupakan salah satu upaya kami untuk terus meningkatkan kontribusi bagi PAD Riau. Sesuai kesepakatan dalam MoU, SPR Perseroda akan memperoleh 20 persen dari keuntungan bersih, yang nantinya menjadi bagian dari kontribusi perusahaan kepada daerah," ujar Haris Kampay.
Ia menjelaskan, dalam kerja sama tersebut SPR Perseroda akan berperan membangun jaringan dan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak penghasil limbah, seperti rumah sakit, perusahaan, dan institusi lainnya.
"Insya Allah besok (Rabu, 5 Agustus 2026), kami akan menerima kunjungan dari pihak Rumah Sakit Awal Bros untuk membahas peluang kerja sama terkait pengelolaan limbah ini," tambahnya.
Sementara itu, Direktur PT Trans Multi Cargo, Ronald R. Siregar, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kemitraan ini menjadi momentum positif bagi kedua belah pihak dalam mengembangkan bisnis yang berdampak bagi daerah.
"Selama ini BUMD sering dipandang sebagai beban keuangan daerah. Namun di bawah kepemimpinan Pak Haris Kampay, SPR Perseroda justru menunjukkan arah yang berbeda dengan terus menciptakan peluang usaha yang berpotensi meningkatkan pendapatan daerah," ujar Ronald.

Berita Lainnya
Cari Tempat Bersantai Sekaligus Manjakan Perut, ke Bombay Cafe Aja!
Petani Antosias Hadiri Temu Tani Inhu 2025 Dorong Sektor Pertanian
Polres Bengkalis Berikan Bansos 300 Kg Beras Buat Masyarakat Terdampak Covid-19
Pelaku Usaha Harus Tahu! Inilah Gula Kelapa Tradisional dari Inhil, Yang Memilki Kualitas Tanpa Kompromi
Harga Kelapa Anjlok ke Rp2.800 /Kg, Petani Inhil Tercekik di Negeri Sendiri
JMK Water Kota Tanjungpinang Pilihan Isi Ulang Air yang Higienis, Cek Promonya
Edyanus: Bantuan Harus Tepat Sasaran Pemprov Riau Harus Tentukan Kriteria 'Tidak Ada Gunanya PSBB Kalau...!
Pertumbuhan Ekonomi Riau Melambat, Tapi Industri Pengolahan Tetap Aktif
Kelapa Inhil Terpuruk, Ancaman Kemiskinan Kian Nyata
Turun, Ini Daftar Harga TBS Sawit Periode 25-31 Januari 2023
18.060 Hektar Lahan Pertanian di Riau Ditanam Padi
Satu Tahun Harga Kelapa Tak Kunjung Naik, Petani Inhil Sampaikan Surat Terbuka Untuk Presiden 'Pak Jokowi Tolong Kami'