PILIHAN
Kapolri: Upload dan Bagikan Berita Bohong Akan Dipidana
Bualbual.com - Untuk mengantisipasi merebaknya berita bohong atau hoax di Indonesia, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian akan membentuk direktorat khusus yang memegang beberapa tugas dan menggandeng para petinggi kepolisian.
Menurut Kapolri, pihak kepolisian akan melakukan upaya klarifikasi serta penyerangan terhadap website dan penyebar informasi yang tidak jelas. Bahkan Kapolri menegaskan akan menindak tegas penyebar hoax meskipun oknum tersebut bukan merupakan sumber utama penyebaran berita bohong.
“Kita menghimbau kepada masyarakat agar tidak dengan membabi buta (merespon Hoax) dan mencerna apa saja yang ada di sosial media. Kalau ada informasi yang dicurigai, negativ, provokatif, agar melakukan kroscek,” ujarnya dalam situs liputan6.com, seusai melakukan pemusnahan senjata api rakitan (senpira), di halaman depan Mapolda Sumsel, Selasa (9/1/2017).
“Kalau berita bohong itu di upload, dibagikan sehingga di-forward orang banyak, yang membagikan berita bohong tersebut akan dipidana. Karena sanksinya cukup berat,” ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya akan memperkuat kapabilitas penegak hukum untuk investigasi dan pelacakan penyebar berita bohong, salah satunya dengan membentuk Badan Cyber Nasional.
Badan Cyber Nasional ini akan diperkuat dengan membentuk Direktur Cyber di Bareskrim, Direktur Kontra Propaganda di Badan Intelegen Negara (BIN) dan Karo Multimedia dibawah Direktorat Humas, yang semuanya dipimpin oleh Brigjen Bintang Satu. Khusus konten Ideologi radikal, akan dibentuk Karo Subdit yang dipimpin oleh Kombes di Detasemen 88.
“Presiden RI akan membentuk Badan Cyber Nasional yang digabung dengan lembaga instansi Negara. Dari kepolisian sendiri akan dengan TNI,Kominfo dan lainny. Masalah Hoak ini merupakan konsekuensi dari kemajun teknologi informasi,” ungkap Tito.
editor : BB.C/detik.com

Berita Lainnya
Jelang Arus Balik Hari Raya Idul Fitri, Pesan Sekda : Hati-hati di Jalan
Bupati Inhil HM. Wardan, Orasi Ilmiah Pada Wisuda UIN Suska Riau
Gepeng Marak di Tembilahan, DPRD Inhil Pinta Pemda Segera Lakukan Penertiban
Sekda Inhil Ikuti Prosesi Pelantikan Pengurus Rukun HNSI Se - Kecamatan Gaung
Warga Kecewa, Anggota Dewan Kampar Dapil 1 Juswari Umar Said dinilai Tak Profesional dalam bekerja
Viral di Medsos, Diduga Oknum Pegawai Rumah Sakit Remes-Remes Dada Pasiennya,Anggota DPR: Pokoknya Saya Kutuk Kejadian Itu
Diduga Gelapkan Dana Desa Sebesar 500 Jutaan, Penghulu Kampung Buantan Lestari Ditahan Kejari Siak
Jaksa Periksa Admin Kredit dan Notaris, Dugaan Korupsi Kredit di Bank RiauKepri
Asisten I Setda Kab Inhil Ikut Rakonas TMMD Ke-101 TA 2018
Jika Kecamatan Tak Lakukan Upacara HUT RI Ke 74, Syamsuddin Uti: Camatnya Saya Berhentikan!
Warga Pulau Burung Nekad Mengakhiri Hidup Dengan Gantung Diri
Ini Agendanya, Cawapres Sandiaga Uno di Besok ke Riau