PILIHAN
24 Jam Jelang Panen Ratusan Ton Ikan Mas dan Nila Mati
bualbual.com, Sehari sebelum panen, ratusan ton ikan nila dan ikan mas mati. Kejadian ini diduga dampak jebolnya tanggul yang membuat air di dalam tambak menjadi kering.
Tambak tersebut milik seorang warga bernama Muhammad Ali di Desa D Tegal Rejo, Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas, Sumatera Selatan. Daryono, penjaga tambak mengatakan, mestinya ikan-ikan itu akan panen besok hari setelah dipelihara selama tiga bulan. Namun, musibah itu membuat pemilik tambak merugi hingga Rp 2,5 miliar.
"Bos saya (Ali) lagi umroh, sudah kami beritahu. Ikan itu harusnya besok panen, tapi dini hari tadi semuanya mati," ungkap Daryono, Selasa (4/4).
Menurut dia, jebolnya tanggul membuat air mengering dan ikan di dalam kolam kekurangan oksigen. Pihaknya telah berusaha menutup tanggul agar air tidak habis namun gagal.
"Jebolnya besar, sampai tujuh meter. Walaupun ditutup pakai kayu masih kurang kuat, air cepat keluar,
"ujarnya.Agar tidak terlalu banyak merugi, ikan-ikan itu dijual murah seharga Rp 5 ribu dari harga normal Rp 15 ribu per kilogram. Sebagian besar dibagikan ke warga sekitar.
"Bos tidak bisa apa-apa lagi, dia bilang bagi-bagi saja atau dijual murah," kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Musi Rawas, Bambang Hariyadi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memperbaiki tanggul yang jebol. Hal ini untuk menghindari kerugian lebih besar yang dialami petani ikan.
"Ada sekitar 28 kolam milik warga di sana, dibangun 12 tahun lalu. Tanggulnya tidak kuat menampung air, segera diperbaiki," pungkasnya.(mdc)

Berita Lainnya
Kadiskes Ersan Saputra TH, “ODP yang Diperiksa dengan Rafid Test, Hanya yang Punya Gejala Covid-19”
Untuk Mengecek Kekuatan Pelabuhan Dumai, Dishub Riau akan Turunkan Tim Ahli
Pemkab Inhu dan ASN Diingatkan Segera Laporkan SPT Tahunan
Segini Anggaran yang Dikeluarkan Pemprov Riau Untuk Tes Urine ASN dan THL
Keterlaluan, Pemuda di Rengat Tega Tikam Istri Temannya Sendiri Hingga Luka Parah
Bupati Inhil HM. Wardan Tandatangani MoU dengan Presiden Direktur PT Rekadaya Multi Adiprima
M. Rafii Putra Penderita Osteosarcoma Asal Teluk Pinang, Inhil Butuh Uluran Tangan Kita Semua
Patut Dicontoh Seluruh Indonesia, Siswa SMK Kuala Selat Inhil Rayakan Kelulusan Berbagi Takjil ke Warga
JCH Kloter 3 Asal Inhil Tiba di Mekkah
Yuk! Kenali Keampuhan Tanaman Herbal dalam Mencegah Penularan Virus Corona
Pemprov Riau Tetapkan Afrizal sebagai Direktur Jamkrida
Metro TV Diminta KPI Harus Jadi Media Independen dan Berimbang dalam Pemberitaan