PILIHAN
Bukan Hanya di kuala Kampar, Ternyata Di Sungai Rokan Ada Bono
bualbual.com, Bono Sungai Rokan merupakan gelombang yang sangat besar.dengan menyatunya gelombang laut, kemudian gelombang tersebut menghempas ke muara sungai Rokan serta melintas menyisir bibir sungai Rokan, Bono terjadi setiap hari bersamaan dengan pasang surut air laut.musiman setiap bulan arap 14 -16, Gelombang Bono seperti halnya gelombang tinggi laut, bagai ombak yang mencapai ketinggian 3 – 5 meter. Gulungan gelombang Bono yang menghasilkan tenaga gelombang yang luar biasa besar.
Hal tersebut dikatakan, Sulaiman salah seorang masyarakat di kabupaten rokan hilir,provinsi riau ketika di wawancarai bualbual co.(9/5/2017), Kedatangan gelobang yang termasuk fenomena alam ini ditandai suara gemuruh di kejauhan debur gelombang Bono disertai anginnya yang sangat kencang, Saat awal kedatangan Bono terdengar suara gemuruh dan percikan air, lalu gelombang bono setinggi 3 – 5 meter itu melintas dengan cepat sampai ke hulu sungai.
Para pelaut dan nelayan sangat takut bila bertemu dengan bono, jika salah hitungan bisa-bisa sampan (perahu-red) yang dikemudikan menjadi mangsa bono. Namun, ditepian bibir sungai terlihat ramai masyarakat khususnya budak-budak (anak-anak kecik) yang ingin menyaksikan Bono tersebut.
Hebatnya lagi, Masyarakat setempat bermain dengan bono cara naik diatas punggung bono menggunakan Sampan atau But kato uyang awak, hal ini dapat kita nikmati di tepian sungai Rokan seperti Di Tanah Putih Tanjung Melawan.
Tanah Putih Tanjung Melawan merupakan salah satu kecamatan di ROHIL yang strategis posisi geografisnya, salah satu potensi yang masih belum menjadi perhatian Pemerintah akan kandungan sumber daya alam tersembunyi seperti Bono sungai Rokan Hilir yang belum dikelola dan dimanfaatkan menjadi objek wisata.
Jika Bono Sungai Rokan dikelola dapat memberi kontribusi terhadap pendapatan asli daerah, asal dikelola dengan sistem perencanaan dan pengembangan yang dilakukan secara terarah dan sisitematis.
Dalam pembahasan tentang pengembangan potensi Bono Sungai Rokan memiliki sisi keunikan tersendiri. Bono atau gelombang pasang naik akibat pertemuan air laut dengan arus air sungai Rokan adalah peristiwa fenomena alam yang unik dan sangat menarik di wilayah pulau kecil Rokan Hilir (Rohil),RIAU, Bono Sungai Rokan dapat diamati atau dilihat di kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Rimbo melintang, khususnya di desa-desa Teluk pulau, Sungai manasib ,Teluk Bano, dan Lenggadai Hilir.
Termasuk gelombang Bono juga terdapat di Desa Teluk Meranti di Semenanjung Kampar (sungai Kampar) yang masuk wilayah Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Gelombang Bono juga terdapat di sungai Amazon, Benua Amerika. Selain Bono, di tengah-tengah sungai Rokan yang bertepatan di kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan juga terdapat pulau pasir yang membentang dengan hamparan pasir yang bewarna kecoklatan.
Uniknya masyarakat tanah putih menyebut pulau pasir tersebut dengan nama (BOTING). Setiap sore banyak masyarakat yang pergi ke BOTING khususnya anak-anak untuk bermain bola, bermain air kalau bahasa Tanah Putih nyo (BEKUBANG), atau hanya berjalan diatasnya untuk menikmati keindahan BOTING tersebut,Tutur Sulaiman (rahmat )
Para pelaut dan nelayan sangat takut bila bertemu dengan bono, jika salah hitungan bisa-bisa sampan (perahu-red) yang dikemudikan menjadi mangsa bono. Namun, ditepian bibir sungai terlihat ramai masyarakat khususnya budak-budak (anak-anak kecik) yang ingin menyaksikan Bono tersebut.
Hebatnya lagi, Masyarakat setempat bermain dengan bono cara naik diatas punggung bono menggunakan Sampan atau But kato uyang awak, hal ini dapat kita nikmati di tepian sungai Rokan seperti Di Tanah Putih Tanjung Melawan.
Tanah Putih Tanjung Melawan merupakan salah satu kecamatan di ROHIL yang strategis posisi geografisnya, salah satu potensi yang masih belum menjadi perhatian Pemerintah akan kandungan sumber daya alam tersembunyi seperti Bono sungai Rokan Hilir yang belum dikelola dan dimanfaatkan menjadi objek wisata.
Jika Bono Sungai Rokan dikelola dapat memberi kontribusi terhadap pendapatan asli daerah, asal dikelola dengan sistem perencanaan dan pengembangan yang dilakukan secara terarah dan sisitematis.
Dalam pembahasan tentang pengembangan potensi Bono Sungai Rokan memiliki sisi keunikan tersendiri. Bono atau gelombang pasang naik akibat pertemuan air laut dengan arus air sungai Rokan adalah peristiwa fenomena alam yang unik dan sangat menarik di wilayah pulau kecil Rokan Hilir (Rohil),RIAU, Bono Sungai Rokan dapat diamati atau dilihat di kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Rimbo melintang, khususnya di desa-desa Teluk pulau, Sungai manasib ,Teluk Bano, dan Lenggadai Hilir.
Termasuk gelombang Bono juga terdapat di Desa Teluk Meranti di Semenanjung Kampar (sungai Kampar) yang masuk wilayah Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Gelombang Bono juga terdapat di sungai Amazon, Benua Amerika. Selain Bono, di tengah-tengah sungai Rokan yang bertepatan di kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan juga terdapat pulau pasir yang membentang dengan hamparan pasir yang bewarna kecoklatan.
Uniknya masyarakat tanah putih menyebut pulau pasir tersebut dengan nama (BOTING). Setiap sore banyak masyarakat yang pergi ke BOTING khususnya anak-anak untuk bermain bola, bermain air kalau bahasa Tanah Putih nyo (BEKUBANG), atau hanya berjalan diatasnya untuk menikmati keindahan BOTING tersebut,Tutur Sulaiman (rahmat )

Berita Lainnya
Ucap HM. Wardan: Semua Berpeluang Untuk Menjadi Calon Wakil Bupati Tahun 2018 Mendatang
DPRD Inhil Apresiasi Kepada Kapolres Pantau Perkembangan Posko Karhutla BPBD Inhil Atas Perintah Presiden
Hanura: Padahal Kami Sudah Korbankan Kursi Parlemen "Marah Tak Masuk Kabinet"
Pelatih Arsenal Terinfeksi Corona, Sang Istri Pastikan Kondisi Mikel Arteta Baik setelah 2 Hari Dirawat
Terdakwa Dugaan Penggelapan PT. THIP Pelangiran Divonis 10 Bulan Kurungan
BKMT Inhil Safari Religi ke Makam Tuan Guru Sapat
Setelah Memangsa Orang, Buaya Raksasa Ini Mati
Kondisi Jalan Rusak Parah Perusahaan Dikumpulkan
Ketua DPRD Kampar Apresiasi Program Menanam 20.000 Pohon di Tapung
Besok, 500 Tim Gabungan Akan Turun Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Kota Tembilahan
Jangan Disuruh Bayar Gaji PPPK dari Honorer K2 'Beban Pemda Sudah Berat'
Waduh! Dua Kader PKB Lukman Edy - Abdul Kadir Tak Diundang ke Muktamar V di Bali