PILIHAN
Ketum PAN: Mahar Politik Itu Suap!
Bualbual.com, PAN yang berkoalisi dengan Gerindra di sejumlah daerah di Pilkada Serentak menyatakan tak pernah meminta mahar kepada kandidat. Ketum PAN Zulkifli Hasan menyatakan mahar itu sebenarnya suap politik.
"Kalau itu suap, sebut saja itu suap," tegas Zulkifli Hasan dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (18/1/2018).
Zulkifli menolak menyebut suap politik itu sebagai mahar politik. Karena mahar di Islam sangat sakral di dalam perkawinan.
"Jangan pakai istilah mahar, karena mahar dalam islam itu sakral," kata Zulkifli.
Isu mahar politik ini mengemuka dari pengakuan La Nyalla Matalitti yang menuduh Ketum Gerindra Prabowo Subianto meminta mahar Rp 40 miliar untuk penerbitan surat rekomendasi Pilgub Jatim.
La Nyalla dalam pengakuannya itu juga mengkait-kaitkan Gerindra, PKS dan PAN dengan rekomendasi alumni 212 di Pilkada Serentak.
Alumni 212 lantas membantah menyorongkan nama ke koalisi tiga partai itu.
Zukilfi memastikan di Pilkada manapun, PAN tidak pernah meminta mahar.
"Silakan cek ke Khofifah di Jatim, Pak Sudrajat di Jabar, Sudirman Said di Jateng," ujar Zulkifli.
Namun ia tak memungkiri politik perlu ongkos yang tak sedikit.
"Kita patungan untuk membiayai kegiatan politik," pungkasnya.*(detiknews.com/r)

Berita Lainnya
Miliki Sabu-Sabu Warga Inhil Diciduk
Tolak Berhubungan Intim, Gadis Belia Ini Dibunuh Lalu Diperkosa Oleh Kenalanny di Facebook
SBY Sindir Tokoh yang Sudah Berani Pasang Foto Capres dan Cawapres di Baliho
Kecamatan Bantan dan Bengkalis Terbanyak: ODP Covid-19 di Kabupaten Bengkalis Sebanyak 1.796 Orang, di Seluruh Kecamatan
Tentara Israel Serbu Stasiun TV di Tepi Barat danTahan Empat Jurnalis
Polisi Amankan 2 Remaja di Jln Swarna Bumi Tembilahan
Serangan Bom Pakistan, Sedikitnya Tewaskan 127 Orang
Hadirkan Band Jamrud Kemenpar Gelar Konser Pesona Indonesia di Pekanbaru
Melalui LSP, Polbeng Tingkatkan Kompetensi BNSP
Sekda Kesal! Warga Pekanbaru Banyak Tak Pasang Bendera
Inilah Gunung Yang Digelar Sebagai Gunung Pemakan Manusia di Bolivia
Pesawat Penabur Pupuk Jatuh di Ketapang