PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Sidang Tessa Kaunang dan Sandy Tumiwa Berlangsung Panas
Bualbual.com, Tessa Kaunang dan Sandy Tumiwa menjalani sidang mediasi untuk menentukan kembali hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 22 Februari 2018. Sidang berlangsung tertutup. Setelah selesai, Tessa mengaku emosi dengan perilaku Sandy.
"Emosi saja, ada perdebatan aja sih," kata Tessa saat diwawancarai usai sidang.
Tessa merasa emosi karena Sandy selalu menyela. Padahal selama Sandy berbicara di depan majelis hakim, Tessa mempersilakan tanpa memotong omongan tersebut.
"Saat saya bicara diselak mulu, jadi terbangunlah emosi saya?," kata ibu dua anak tersebut.
Wanita berusia 41 tahun tersebut pun emosi karena alasan Sandy untuk mendapat hak asuh anak terasa dibuat-buat. Pihak Sandy pun membenarkan situasi di dalam ruang sidang sempat memanas.
"Namanya orang mediasi ya, orang lagi panas-panasnya, yang satu enggak seneng digerebek, yang satu enggak seneng mantan istrinya bawa cowok, itu biasa lah," kata kuasa hukum Sandy, Muhammad Firdaus.
sumber: viva.co.id

Berita Lainnya
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Sekda Kampar Cek Langsung Suhu Tubuh Masyarakat yang Masuk ke Kampar
Gara Gara Token Lampu Habis, Lampu Teplok Bakar Rumah
Jusuf Kalla: Ketimbang ke Tangan Asing Lebih Baik Ke Prabowo 'Soal kepemilikan lahan'
PMI Gelar Pelatihan Bagi Pembina Palang Merah Remaja ( PMR )
Pentingnya Kesehatan! Pemdes dan PKK Desa Igal Gelar Kegiatan Gerakan Senam Sehat "Seminggu Tiga Kali"
Gubri Syamsuar, Tunjuk Sekda Bengkalis H Bustami HY Sebagai PLH
Turun Gunung, Aktivis 66 Ikut Suarakan Netralitas Di Pilpres Tahun 2019
40 Unit Mobil Dinas akan Dilelang Pemprov Riau
Bertemu Mendagri, Bupati Kampar Usulkan Penambahan Mobil Damkar
Pemkab Akan lakukan Upaya Maksimal Mungkin Atasi Covid-19
Polisi Akan Telisik Pembuatan Video Porno Gadis Remaja Berjam Biru
Halal Bihalal Bersama Gubernur Kalsel, Bupati Inhil Apresiasi Eksistensi Masyarakat Suku Banjar