PILIHAN
Pemko Pekanbaru Akhirnya Cabut Instruksi ASN dan THL Wajib Nyoblos
bualbual.com, Pemko Pekanbaru melalui Badan Kepegawaian Daerah akhirnya mencabut surat edaran Walikota No. 800/BKPSDM-PKAP/1282 tentang instruksi wajib mencoblos bagi Aparatur Sipil Negera (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) pada Pilkada Riau 2018. Pencabutan dilakukan dengan pertimbangan menjaga penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan ini tetap kondusif.
“Kami sudah tarik surat edaran yang terlanjur dikirim ke instansi di Pekanbaru dan sudah membatalkan,” kata Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Pekanbaru Masriyah, Jumat (22/6/2018) siang di Pekanbaru.
Dijelaskan, Pemko Pekanbaru membatalkan instruksi tersebut terhitung Kamis sore, untuk menghindari dampak negatif yang lebih jauh dan demi menciptakan kondisi persiapan perhelatan Pilkada Riau 2018 yang aman dan tentram. Sebabnya, surat edaran sudah menjadi polemik dan memicu perdebatan di kalangan semua pihak.
Apalagi, Walikota Pekanbaru DR Firdaus MT sudah mengambil cuti dinas dan menjadi salah satu calon Gubernur Riau. “Katanya surat tersebut sebagai intervensi dari Pemko terhadap PNS dan THL, padahal tidak begitu tujuannya, hanya mendorong meningkatnya partisipan pemilih pada Pilkada 2018,” bantahnya.
Sebelumnya, beredar surat edaran resmi Wali kota Pekanbaru No. 800/BKPSDM-PKAP/1282 tentang instruksi wajib mencoblos bagi PNS dan THL setempat, dan sempat viral di media sosial. Dalam edaran tersebut ada tiga poin yang diharuskan dilakukan oleh PNS dan THL pada hari pencoblosan 27 Juni 2018.
Dalam edaran yang ditembuskan kepada Inspektorat, DPRD, Kepala Badan, Dinas, Bagian, Camat, KPU dan Lurah tersebut ada tiga poin yang jadi instruksi langsung Walikota Pekanbaru bagi semua jajaran PNS dan THL di lingkungan tersebut wajib dilakukan pada tanggal pencoblosan.
Pertama, memerintahkan kepada PNS dan THL menggunakan hak pilih pada Pilkada 2018 yang jatuh pada 26 Juni. Poin kedua, Kepala Satker melaporkan jumlah PNS dan THL yang terdata pada DPT dan menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2018.
Poin terakhir, melaporkan jumlah dan bukti foto PNS dan THL yang ikut mencoblos kepada Walikota melalui Badan Kepegawaian.
Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru M Noer dalam edaran walikota menjelaskan, instruksi Walikota tersebut bertujuan agar PNS memanfaatkan hari libur untuk mencoblos bukan justru berlibur atau bersenang-senang pada 27 Juni 2018 mendatang.
“Tanggal 27 Juni besok kan libur resmi khusus Pilkada, bukan untuk PNS pergi jalan-jalan, melainkan mencoblos. Maka kita keluarkan intruksi dan sanksinya, bisa berbentuk teguran lisan, teguran tertulis dan pemotongan insentif,” ujarnya.
Menurut M Noer kehadiran PNS dan THL harus dibuktikan dengan mengirim foto jari kelingking bertinta setelah “nyoblos” dan foto TPS tempat. “Foto tersebut harus dikirim ke grup WhatsApp OPD masing-masing,” ujarnya.
Ditambahkan, selain untuk memastikan kedisiplinan PNS dan THL instruksi ini juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada 2018. (*)
Sumber: antara

Berita Lainnya
Kekayaan Bukanlah Ukuran Sukses Seseorang
Harapan Bupati Inhil : Semoga Silaturahmi Terus Terjalin dengan Baik
PKS PT. PAA Simpang Bangko Luncurkan Program CSR, Peduli Pandemi Covid 19 Bagi Ratusan Paket Sembako
Fadli Zon Soal pengibaran bendera China di Maluku Itu penghinaan Bagi Bangsa Indonesia
BPPSPAM: Siapkan 8 Konsultan Untuk Mengobati 103 PDAM yang Sakit
Bupati: Pelayanan Harus Seimbang dengan Megahnya Gedung 'Saat Tinjau Gedung Mapolres Meranti'
Khairul: Pinta Pemda Inhil Transparan, Serta Singkronkan Pendapatan CSR dengan Program Pemerintah Demi Pemerataan Pembangunan
Ini Jumlah Kios Yang Terbakar di Pasar Atas Bukit Tinggi
Jadwal Siaran Langsung, Manchester United Vs Liverpool Malam Ini
Kunjungi Polsek Tempuling,Kapolres Inhil Perintahkan Agar Selalu Turun Kelapangan
Plh. Bupati Bengkalis H Bustami HY, “Setiap Rumah Sakit Rujukan Harus Punya Ruang Isolasi”
Enam Penerbangan di SSK II Pekanbaru Ditunda, Jarak Pandang Mendadak Merosot