PILIHAN
Preman Memalak Anggota TNI,Begini Akibatnya
bualbual.com, Anggota Koramil Garut Kota, Kodim 0611 Garut Pelda Beni melaporkan dua preman berinisial DA dan RA atas tuduhan pemerasan. Kedua pemuda tersebut sempat memalak Beni beserta warga lainnya di bundaran jalan Guntur-Pramuka pada Ahad, (1/7/2018) dini hari.
Beni menceritakan usai menjemput saudaranya di terminal Guntur, ia diadang oleh RA dan DA yang meminta sejumlah uang untuk mabuk. Beni tak memberi uang dan memarkirkan kendaraan dengan niat ingin membina keduanya. Tetapi keduanya justru sudah beraksi memalak warga lain.
"Saya tidak langsung ngasih uang memang, dan saya mau membina kedua preman tersebut karena lokasi kejadian di tempat saya bertugas," katanya pada wartawan, Senin (2/7/2018).
Kesal lantaran kedua preman memalak warga lain, ia pun menghampiri kedua preman itu dan langsung menangkapnya. Kemudian kedua preman dibawa ke Makoramil Garut Kota sebelum dilaporkan ke Polsek Garut Kota. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ternyata keduanya sering berulah dan mabuk-mabukan di sekitar lokasi tersebut.
"Semoga saja ini menjadi efek jera bagi keduanya dan juga peringatan bagi yang lainnya agar tidak melakukan aksi serupa," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Garut Kota Kompol Uus Susilo mengkonfirmasi sudah menerima dua preman yang diduga melakukan aksi pemalakan pada anggota TNI bertugas di Kodim 0611 Garut. Hingga kini kepolisian masih melakukan pemeriksaan pada keduanya.
"Masih pemeriksaan karena dikhawatirkan ada lokasi lain atau ada korban lainnya, tapi memang hingga saat ini belum ada laporan yang masuk ke kami untuk kasus ini," ucapnya.
Di sisi lain, DA mengakui ketika melakukan aksinya dalam keadaan mabuk hingga tidak sadar. Ia mengakui pula memalak sejumlah warga yang melewati sekitar bundaran Guntur untuk minum minuman keras bersama temannya.
"Saya sadar enggak sadar karena sedang mabuk, minta uang juga untuk nambah minum-minum minuman keras. Tapi sekarang saya kapok, saya baru pertama kali melakukan aksi pemalakan dan berjanji tidak akan mengulangi aksi pemalakan lagi," ungkapnya.
sumber: republika.co.id

Berita Lainnya
Usai Ledakan Fitoplankton, Warga Teluk Ambon Diimbau Tak Makan Ikan
Di Haul Syekh Abdul Qodir Jailani di Bagan Jaya, SU Apresiasi Antusiasme Kehadiran Masyarakat
Wakil Gubernur Edy Natar Buka Festival UMKM Riau
Siak Raih Anugerah Adipura Kategori KLHK 'Syamsuar Jangan Berpuas Diri'
Pelaku Tabrak Produser RTV Resmi Ditahan
Kepala Dinas Pariwisata Kab Inhil Junaidi: Lantik Ketua Imam Serta Buka Diskusi Kedaerahan dan Pelatihan Ekonomi Kreatif Di Tembilahan
Kmpus STISIP Persada Bunda Pekanbaru Adakan Seminar Kewirausahaan
Bupati Rohil H Suyatno Serahkan Sertifikat Sekolah TK Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal
KPU Inhil Gelar Sosialisasi Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan daftar Pemilihan Umum Tahun 2019
Polres Inhil Amankan 2 Pria didepan Wisma di Tembilahan
Diawali dari Pinggir, MTQ Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis 2020 Segera Dimulai
Masuk Bulan Ramadhan, Kemenag Riau Sebut Kerja Ahli Hisab Rukyat Harus Teliti dan Telaten