PILIHAN
Sandi Tanggapi Santai Sahabatnya Jadi Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf
Bualbual.com, Bakal Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno enggan berpolemik dengan pilihan sahabatnya sesama pengusaha muda, Erick Thohir yang menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.
"Kita semuanya bareng, sudah nggak perlu dibahas lebih lanjut," ujar Sandi saat ditemui di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Minggu (9/9).
Sandi bahkan menyebut terlalu berlebihan, jika kemudian ada pandangan bergabungnya Erick di tim Jokowi-Ma'ruf akan mengganggu jalannya demokrasi dengan dasar dia adalah bos beberapa media massa.
Menurutnya, masyarakat sudah sangat cerdas dalam menilai dan memilih berita dari media yang memang layak dibaca.
Justru yang akan terjadi, kata dia, jika media tidak berdiri sendiri atau malah berpihak dalam politik. Akibatnya, yang akan terjadi adalah masyarakat tidak akan percaya pada media dan akan mencari sumber berita lain.
"Media akan menjadi tidak relevan, akan ditinggalkan, masyarakat akan mendapat beritanya dari tempat lain," tukasnya.
Sebagimana diketahui, Erick Thohir merupakan pemilik dari beberapa media nasional. Mulai dari media cetak, online hingga TV.
Editor : bbc | Sumber : Rmol.co

Berita Lainnya
Moeldoko: Relawan Jokowi Jangan Asik Selfie dan Duduk Saja
Video Viral! Tagih Janji Jokowi, Pemuda ini Resmi Gantung ijazah dan fokus Menganggur Agar Digaji
Viral.!!! Siswa Sekolah SMA Bikin Video Turunkan Foto Presiden Jokowi
Jokowi Hebohkan Warga Sekitar
Rachland Nashidik: Tiba Waktunya Jokowi Harus Keluar dan Bicara pada Rakyat
TGB Targetkan Jokowi-Maruf Menang di Provinsi Riau
Ayo Buruan, Pendaftaran Gelombang II Kartu Prakerja Dibuka, Baca Disini!
Gaji 13 dan 14 ASN Keluar Cepat, BPN Prabowo Pertanyakan Alasan Jokowi
Aplikasi #KendaliCovid19 Minimalisir Penyebaran Covid-19
Debat Capres Kedua 'Kubu Jokowi Atur Strategi Menyerang'
Said Didu: Ungkapkan Fakta, Jokowi Jadikan Kementerian BUMN Sebagai Ormas Untuk Kepentingan Pilpres?
2,5 Juta Warga NU Dukung Jokowi - Maruf Amin 'Klaim Ketua NU Riau'