PILIHAN
Debat Capres Kedua 'Kubu Jokowi Atur Strategi Menyerang'
BUALBUAL.com, Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima, mengatakan pihaknya akan menyerang dengan cara yang lebih pintar karena tema yang diusung dalam debat tersebut berkaitan dengan berbagai isu yang sering dipersoalkan oleh kubu pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Menyerang yang lebih smart. Kami akan jelaskan bagaimana persoalan pangan, persoalan energi, persoalan lingkungan dan sumber daya serta infrastruktur akan kami jelaskan dalam visi-misi kebijakan dan program," kata Aria saat ditemui di Hotel Puri Denpasar Bali, Jakarta Selatan, Sabtu (26/1).
Ia mencontohkan terkait isu infrastruktur. Menurut Aria, Jokowi akan memberikan klarifkasi terkait tuduhan bahwa proyek infrastruktur hanya dibangun untuk kalangan menengah ke atas.
Kemudian, lanjutnya, pihaknya juga akan mengklarifikasi terkait isu impor pangan yang selama ini dituduhkan terhadap pihaknya.
"Bagaimana katanya pangan ini tidak bisa mampu kita capai dengan katanya impor-impor, katanya lima tahun impor, yang seperti apa, itu akan kami jelaskan yang lebih smart," ucap politisi PDIP itu.
Aria menerangkan, langkah menyerang ini diambil juga bertujuan agar penggunaan waktu debat kedua lebih efektif.
Manurut dia, pihaknya ingin menyampaikan kepada publik terkait hambatan serta capaian Jokowi selama menjabat sebagai presiden dalam lima tahun terakhir.
Lewat debat ini, lanjutnya, pihaknya juga akan mengklarifikasi berbagai informasi bohong alias hoaks yang beredar di tengah masyarakat.
"Kami akan sampaikan persoalan-persoalan yang sudah kami lakukan, capaian-capaian kepada masyarakat, kepada publik untuk menghantam hoaks-hoaks yang sekarang terus menerus diamplifikasi di berbagai media," ucapnya.
| Editor | : | Ucu |
| Sumber | : | Cnnindonesia.com |

Berita Lainnya
Mendes PDTT: Tahun 2021 Penggunaan Anggaran Dana Desa Dapat Pendampingan dari Polri
Hadirnya Ma'ruf Amin Malah Persulit Jokowi Jadi Presiden Lagi
Pembalap Motocross Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin
Bendera Demokrat Dirusak, BUAL Kapitra: Salah SBY karena Datang Bersamaan Waktu dengan Jokowi
Perjuangan Bujuk Rayu Tenaga Medis Ajak PDP Covid-19 Ngamuk untuk Kembali ke Ruang Isolasi
Jokowi Sebut Harga Beras Stabil
Surya Paloh Harap Jokowi Bisa Menang. Lewat Di Deklarasi Pakatan Relawan Melayu
IKN Dikebut Ratusan Triliun, Guru Honorer Bertahun-tahun Menanti Kejelasan Nasib
Ketum PPWI Nasional Resmi Membuka Acara Pelatihan Dasar Jurnalistik
Menag RI Keluarkan Edaran Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Kurban 1442 H
KPK Terima 1.082 Laporan Gratifikasi ,111 Berasal dari Pemkab dan Pemko
Gaji 13 dan 14 ASN Keluar Cepat, BPN Prabowo Pertanyakan Alasan Jokowi