PILIHAN
Gadis Ini Dicabuli Pacarnya saat Ayah Terbaring di Rumah Sakit
Bualbual.com, Pencabulan anak di bawah umur bertambah. Kini giliran AD, warga Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto menjadi korbannya.
Diduga dia menjadi korban pencabulan dilakukan pacarnya sendiri IA, 19, juga warga Kecamatan Jatirejo. Kini peristiwa ini dilaporkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto, oleh ibu korban, Kh, 43.
Kasubbaghumas Polres Mojokerto AKP Zainal Abidin membenarkan laporan itu. Dia mengatakan, kasus pencabulan anak di bawah umur kini masih dalam proses penyelidikan. ’’Sekarang masih tahap pemeriksaan saksi-saksi,’’ katanya, kemarin (13/9).
Menurutnya, peristiwa ini terjadi pertengahan April lalu. Mulanya, sekitar pukul 11.00, korban izin kepada ibunya hendak pergi ke rumah sakit membesuk ayah terlapor yang sedang sakit. ’’Tapi, itu sebenarnya hanya sebagai modus saja agar diperbolehkan keluar rumah oleh orang tuanya,’’ tuturnya.
Bagaimana tidak, setelah saling bertemu, keduanya malah tak pergi ke rumah sakit untuk menjenguk. Keduanya diam-diam menuju rumah terlapor yang kondisinya sepi. Kebetulan ibu terlapor dan atau keluarganya juga sedang berada di rumah sakit untuk menunggu ayah terlapor yang menjalani perawatan inap.
Karena dirasa aman, jauh dari pantauan warga dan kaluarga, keduanya pun akhirnya melakukan hubungan layaknya suami istri. IA pun akhirnya merampas mahkota pacarnya saat orang tua pada di rumah sakit. ’’Pencabulan ini dilakukan mereka di dalam kamar terlapor,’’ tandasnya.
Mulanya, aksi tak senonoh keduanya berjalan mulus tak ada yang tahu. Namun, berjalannya waktu, peristiwa pencabulan pasangan sejoli itu terbongkar. Desakan orang tua membuat korban menceritakan persetubuhan itu. Seperti terkena petir di siang bolong. Mengetahui anaknya diperlakukan seperti itu oleh IA, Kh akhirnya memilih jalur hukum.
Mengajak AD, kemarin dirinya melaporkan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur tersebut ke Mapolres Mojokerto untuk diselidiki lebih lanjut. ’’Hasil pemeriksaan, pencabulan ini baru dilakukan satu kali. Tapi, bisa saja lebih dari satu kali. Apalagi, mereka juga saling suka. Makanya, sekarang masih didalami,’’ bebernya.
Motifnya seperti apa, petugas juga masih melakukan pendalaman terkait kasus ini. Yang jelas, sebagai langkah awal, sejumlah barang bukti, kini sudah disita petugas. Di antaranya, pakaian lengkap yang dikenakan korban saat kejadian dan sebuah boneka.
Editor : bbc | Sumber : Jawapos.com

Berita Lainnya
Bupati Kampar Lantik 45 Pejabat Administrator dan Pengawas
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, TPA Nurhijrah Pekantua Kecamatan Kempas Adakan Tabligh Akbar
Pemda Inhil Bantah Buka Puasa Bersama Pemda Inhil di Jakarta Hamburkan Anggaran 'Malahan Kita dapat keuntungan baik secara materil mapun non meteril'
Dua Terdakwa 17 Tahun Penjara, Dua Rekan Suci Divonis Mati 'Kepemilikan Sabu 37 Kg'
Dinas PUPR Riau Anggarkan Rp200 Juta untuk Pengadaan Drone
Sudah Dapat 4 Ribu KTP Eddy RM Maju DPD RI Dapil Riau
Bantuan Masyarakat Miskin Dioptimalkan
Faisal Assegaf Tuding dalang Aksi Mahasiswa Adalah KPK dan LSM, Febri: Kami Membantah
Abu Bakar Ba'asyir Tetap Diawasi Polri Setelah Bebas Nanti
Mahkamah Agung "MA" Mengabulkan PK Kasus Perkara Rusli Zainal
Jika Saya Jadi..... Syamsuar Siap Datangkan Investor Bangun Pabrik Karet di Riau