PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Daerah Kabupaten Kampar Riau, Tiga Kecamatan di Diterjang Banjir
BUALBUAL.com, Tingginya curah hujan membuat beberapa wilayah di Kabupaten Kampar diterjang banjir akhir pekan ini.
Ada tiga kecamatan yang sebagian wilayahnya terendam banjir yaitu Kecamatan Gunung Sahilan, Kampar Kiri dan Kampa.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar Muhammad Yasir, Ahad (9/12/2018) mengatakan, di Kecamatan Gunung Sahilan, rumah yang terendam banjir terdapat di Desa Sahilan Darussalam sebanyak 153 rumah, Desa Kebun Durian 39 rumah, Desa Subarak 7 rumah, Desa Sungai Lipai 23 rumah dengan ketinggian banjir mencapai 150 centimeter dari permukaan sungai.
Sementara beberapa desa di wilayah Kecamatan Kampar Kiri terdampak banjir diantaranya Kelurahan Lipat Kain 32 rumah, 32 KK dan 94 jiwa, Desa Lipat Kain Selatan Rumah 71 rumah, 82 KK, 300 jiwa, Desa Lipat Kain Utara 15 rumah, 20 KK, 70 jiwa, Desa Teluk Paman Timur 68 rumah, 76 KK, 238 jiwa, Desa Sungai Paku 85 rumah, 90 KK, 300 jiwa, Desa Teluk Paman 70 rumah, 75 KK, 290 jiwa, Desa Sungai geringging 37 rumah, 40 KK, 120 Jiwa, Desa Padang Sawah 30 Rumah, 54 KK, 162 jiwa, Desa Tanjung Harapan 73 rumah, 80 KK, 259 jiwa, Desa Sungai Rambai 5 rumah, 5KK, 20 jiwa.
Sementara di Kecamatan Kampa, Camat Kampa Kholis Febriyasmi mengungkapkan, ada 30 rumah yang terendam banjir di Dusun I Desa Pulau Rambai. Dua desa lainnya yang selalu menjadi langganan banjir, air belum sampai merendam pemukiman warga.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri kepada wartawan usai meninjau banjir di sejumlah wilayah, Ahad (9/12/2018) menghimbau kepada jajaran pemerintahan di Kabupaten Kampar memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat. "Jangan sampai ada keluhan masyarakat. Tim BNPB, tenaga kesehatan standby di lokasi.Dikaji kondisi terburuk berikut persiapannya untuk segala kemungkinan yang dapat terjadi," ujar Yusri.
Ia minta BPBD dan pihak terkait lainnya mempersiapkan tenda, logistik dan beras. "Makanan juga harus tersedia, jangan sampai perut kosong. Untuk itu apabila diperlukan segera buat dapur umum dan distribusikan ke masyarakat yang terkdampak banjir," tegas mantan kepala beberap OPD di Kabupaten Rohul ini.
Kepada masyarakat ia menghimbau tetap waspada dan mencari tempat yang aman. Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Kampar senantiasa memonitor perkembangan debit air dan banjir.
Sumber: riauterkini.com

Berita Lainnya
Simak Syaratnya, Pendaftaran Pegawai Honorer PPPK Dibuka Sore Ini
Jaringan Raksasa 'Facebook' Mengakui Salah Hapus Berita yang Valid Terkait Virus Corona
Papua Tetap Rayakan Kemerdekaan 1 Desember, Ini Instruksi "Presidennya"
Supaya Umat Islam Bersatu, Amin Rais Mari Kita BerBUAL Kerja Keras Menangkan Prabowo - Sandi
Ketua FLP Inhil: Apresiasi Said Syarifudin Berikan Dorongan untuk Kemajuan komunitas di Indragiri Hilir
Bangkit, Lagu Cegah Covid-19 Ciptaan Anak Watan Bengkalis
Nasbah BRI Tembilahan Harus Tahu, Jika Ingin Dilayanani saat Bertransaksi Anda Wajib Mengunakan Masker
Gara Gara Ini Hubungan Elvy Sukaesih dan Putrinya di Kabarkan Memanas
Indonesia untuk sementara memimpin klasemen medali ASEAN Para Games 2017
Pemilu 2019: 12 Kabupaten di Papua Masih Gunakan Sistem Noken untuk Memilih
Anda Ingin Ternak Ayam? Ready DOC Ayam Bibit Unggul Berkualitas Kini Hadir di Inhil dan Siap Terima Pesanan
Yasin Limpo soal 15 Camat Deklarasi Dukung 01, Diperiksa Bawaslu