PILIHAN
Desa Teratak Buluh Kampar Riau 1.800 Rumah Masih Terendam Banjir
BUALBUAL.com, Sebanyak lebih dari 1.800 rumah di Desa Teratak Buluh, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar hingga hari ini masih terendam banjir. Ketinggian air yang merendam desa tersebut hingga kini tercatat hingga 1,5 meter.
Camat Siak Hulu, Fajri Hasbi, Kamis 13 Desember 2018, mengatakan bahwa 1.800 rumah yang terendam tersebut dihuni oleh 923 kepala keluarga dengan jumlah jiwa sebanyak 2.834 jiwa.
Fajri mengatakan bahwa banjir mulai terjadi sejak Sabtu malam, 8 Desember 2018, atau diperkirakan sudah 5 hari.
"Puncak banjir terjadi pada Sabtu malam, akibat intensitas yang cukup tinggi. Sehingga terjadi banjir," ungkapnya.
Akibat peristiwa tersebut, sejumlah petani dan peternak ikan mengalami kerugian cukup besar. Tercatat 10 keramba dan 56 kolam ikan turut terendam oleh air. Sementara itu 25 hektare kebun milik warga juga masih terendam.
Bukan hanya Desa Teratak Buluh, sejumlah desa lain yang berada di Kecamatan Siak Hulu juga hingga kini masih terendam banjir. Diantaranya adalah Desa Buluh Cina, Desa Lubuk Siam dan Desa Tanjung Balam.
"Di Desa Buluh Cina 400 rumah terendam dengan jumlah jiwa 1.500 jiwa, Desa Lubuk Siam 215 rumah dengan jumlah jiwa 1.600 jiwa, dan terakhir di Desa Tanjung Balam ada 145 rumah terendam dan jumlahnya 713 jiwa," paparnya.
Sumber: bertuahpos.com

Berita Lainnya
Dandim Bengkalis Jamin TNI Netral di Pilgubri
Alwizar, “AA, PDP Covid-19 Asal Mandau, Tak Ada Riwayat Perjalanan ke Luar Negeri”
Pemkab Lampura Gelar Audensi Dengan KWRI
M. Rafii Putra Penderita Osteosarcoma Asal Teluk Pinang, Inhil Butuh Uluran Tangan Kita Semua
Bupati HM Wardan Buka Puasa Bersama dan Serahkan Santunan Buat Kaum Dhuafa dan Anak Yatim Piatu
Provinsi Riau Hanya Dapat Jatah Tenaga Pendidikan untuk Penerimaan PPPK
Kadispora Riau Resmi Buka Turnamen Futsal Ikappamma Cup V dalam "HUT IKAPPAMMA - Pekanbaru Ke 21"
40 Anggota DPRD Siak Terpilih Dilantik Besok Hari
Hadapi Liga Europa, AC Milan Daftarkan 21 Pemain. Berikut Nama Pemainnya
Masyarakat Teluk Latak Bengkalis Ajukan Pemekaran Desa
Seorang Pengunjung Koro-koro Panam Diamankan Polisi, Buang Barang Bukti Diduga Sabu
Kecamatan GAS Inhil Berduka, Kiai H. Ali Naparin Meninggal Dunia