PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Juga ada di Facebook, BUAL Iklan Kontroversi KPID Riau yang Dinilai Sudutkan Ulama
BUALBUAL.com, Selain diposting di akun instagram Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau, iklan layanan masyarakat (ILM) tentang KPID Riau yang menjadi kontroversi, ternyata juga ada di facebook.
Di facebook, video iklan layanan masyarakat tentang KPID tersebut diupload akun Ssqtv Kandis lengkap dengan keterangan bahwa iklan tersebut merupakan kiriman dan instruksi dari KPID Riau. "Iklan Layanan Masyarakat (ILM) kiriman dari KPID Riau.kami telah siarkan sesuai intruksi..semoga bermanfaat. Jayalah Penyiaran Indonesia dengan konten yang sehat, mendidik jauh dari kekerasan dan Hoax."
Berbeda dengan yang ditayangkan di Instagram, video iklan layanan masyarakat tentang KPID ini ditayangkan secara utuh bahkan ada pesan dari Ketua KPID Riau Falzan Surahman. Tidak diketahui apakah benar iklan ini ditayangkan sesuai instruksi KPID Riau atau bukan sebab hingga malam ini KPID belum memberikan keterangan resminya.
“Besok di kantor kita akan jelaskan terkait postingan tersebut,” kata Falzan pada Senin (24/12/2018) saat dikonfirmasi terkait beredarnya iklan yang dinilai menyudutkan ulama tersebut.
Iklan layanan masyarakat itu sendiri sudah dipublikasi sejak 17 Desember lalu di akun Instagram resmi KPID Riau serta telah pula diputar di sejumlah radio.
Dalam iklan itu KPID mencoba menyampaikan pesan agar masyarakat dapat memilah informasi hoax dan melaporkannya ke KPID. Namun yang menjadi persoalan adalah dalam iklan itu dicontohkan berita hoaxnya tentang salah satu ustaz kondang di Riau yang menghamili jamaahnya sendiri.
Postingan ini pun sempat mendapatkan kritikan dari netizen. Warga mengaku tak habis pikir mengapa ulama dijadikan bahan 'lelucon'.
Namun demikian pihak KPID langsung mencabut postingan tersebut setelah konfirmasi dilakukan. Hingga saat ini, link postingan tersebut sudah tidak dapat lagi diakses. Namun di facebook video tersebut masih bisa dijumpai di akun lembaga Ssqtv Kandis.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Banjir Di kepulauan Meranti Telan Korban jiwa, Balita 3 Tahun Terseret Arus
Wagubri: Tidak Ada Istilah Jabatan Kering dan Basah "Pelantikan 623 Pejabat"
Ketua DPD IPK Rohil Mendukung Penuh Program Kipas
Kasih Tahu Teman Mu! Dishub Pekanbaru Pasang CCTV dan Pengeras Suara di 12 Titik "Jangan Langgar Lalu Lintas"
Penghina UAS, Jony Boyok Diadili 7 Februari
Zidane Mundur Sebagai Pelatih Real Madrid, Ini Reaksi Ronaldo
Sudah 50 Orang Diperiksa Atas Kasus Abdul Somad,kok Belum Ada Tersangka?
Wow.. Sulastri Siap Maju Pilkada Inhil, Asalkan..?
10 Ribuan Simpatisan Hadiri Kampanye Akbar WARdanSU
Peringatan Harlah NU Inhil Meriah
Sejoli di Riau Jadi Tersangka Gegara Video Viral Geleng - geleng Kepala
Bupati Inhil HM.Wardan: Mudah-mudahan dengan Shalat Istisqa ini Hujan Kembali Diturunkan