Usai Pecahkan Rekor MURI, Asal-usul Joget Mande Diperdebatkan, Ini Klarifikasi Penciptanya
BUALBUAL.com - Munculnya unggahan di media sosial yang menyebut Tari Joget Mande atau Tari Mandah merupakan pengembangan dari Tari Pantai Solop mendapat tanggapan dari kreator Tari Joget Mande, R. Indra M.
Dalam klarifikasinya, R. Indra M menegaskan bahwa Tari Pantai Solop dan Tari Joget Mande merupakan dua tarian yang berbeda dan tidak memiliki hubungan secara langsung.
"Tari Pantai Solop ya Tari Pantai Solop. Begitu juga Tari Joget Mande yang ditampilkan kemarin tetap Tari Joget Mande. Tidak ada hubungannya antara kedua tari tersebut," tegasnya. 14/06/26
Ia menjelaskan bahwa Tari Joget Mande merupakan karya kreasi yang ia ciptakan dengan mengambil inspirasi dari kesenian Joget Mande atau Dangkong yang pernah hidup dan berkembang di Kecamatan Mandah.
Menurutnya, secara historis Joget Mande berkembang di sejumlah wilayah seperti Igal, Belaras, Bekawan, dan daerah lainnya di Kecamatan Mandah. Karena itu, jika disebut berakar dari tradisi Joget Mande, hal tersebut memang sesuai dengan fakta budaya yang ada.
"Kalau dikatakan berakar dari Joget Mande atau Dangkong yang pernah berkembang di Mandah, itu sah-sah saja. Namun bukan berarti berasal dari Tari Pantai Solop. Masyarakat perlu membedakan kedua tarian ini," ujarnya.
R. Indra M juga menyebut hingga saat ini belum terdapat referensi yang menunjukkan adanya keterkaitan langsung antara tradisi Joget Mande dengan Tari Pantai Solop.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penciptaan Tari Joget Mande dilakukan dengan mengangkat gerakan-gerakan yang terinspirasi dari Joget Mande tradisional. Namun, untuk kebutuhan pertunjukan massal, sejumlah inovasi dan kreasi baru tetap dilakukan agar tarian tersebut dapat ditampilkan oleh banyak orang secara serentak.
"Gerakan dasar Tari Joget Mande saya angkat dari Joget Mande zaman dahulu. Namun untuk kebutuhan penampilan massal, tentu diperlukan inovasi dan kreasi baru agar bisa ditarikan oleh semua kalangan," jelasnya.
Melalui klarifikasi ini, ia berharap masyarakat dapat memahami perbedaan antara Tari Pantai Solop dan Tari Joget Mande, sekaligus menghargai latar belakang sejarah serta proses kreatif yang melahirkan masing-masing karya budaya tersebut.

Berita Lainnya
Peduli Bencana Di Sulteng, Regsos Dan KNPI Bengkalis Galang Dana Amal Lewat Konser
Rayakan HUT ke-1, FJTI Cetak Generasi Jurnalis dan Kreator Digital Profesional di Inhil
Pengusaha Muda Inhu Taufik Hidayat Bangun Jembatan Penghubung Akses Masyarakat
PLN Nusantara Power UP Tenayan Salurkan Bantuan 15 Kolam Bioflok untuk Dukung Ekonomi Warga
PD IWO Inhil Berkolaborasi Bersama Gasebu Gelar Pemeriksaan Mata Katarak Gratis
Peduli Terhadap Warga, ASN Polres Tulang Bawang Bagikan Paket Sembako
Ketua Umum HMI Badko Riau Kepri mengapresiasi Polda Riau Dalam pengamanan Perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Provinsi Riau
Warga Mesuji Gotong Royong Rehap Rumah Sujoko Warga Adikarya Mulya
Alumni Akabri 96 Bharata Sena Turun ke Lapangan Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19
Dengan Secangkir kopi Lusiana amping ketua PN kotabumi sambut baik silahturahmi anggota PWO Lampung Utara
Berbagi di Bulan Suci Ramadan : SPRMII, PBT dan DP3MT Salurkan Sembako bagi Dhuafa, Lansia hingga Anak Yatim
Terima Bantuan 50 Paket Sembako, Warga RT04/RW06 Sungai Beringin Ucapkan Terima Kasih Kepada BNI Tembilahan