Imam Masjid Paripurna Pekanbaru akan Dikurangi, Dinilai Tak Efektif
BUALBUAL.com, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, akan melakukan evaluasi terkait program masjid paripurna di Kota Pekanbaru. Salahsatu evaluasi yang akan dilakukan Pemko Pekanbaru yakni mengurangi jumlah imam masjid paripurna.
Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, M Noer, mengatakan salah satu alasan akan dilakukannya penggurangan imam masjid paripurna yakni adanya laporan terkait tidak efektifnya ada dua imam pada satu masjid paripurna.
“Jadi kami banyak terima laporan, karena ada dua imam dalam satu masjid yang aktif hanya satu imam saja. Imam rawatib lebih dominan dari pada imam besar, karena imam besarnya lebih sering tidak berada di masjid paripurna karena memiliki kegiatan lain,” katanya, Jumat (18/1/2019).
Disebutkan Sekko, untuk tahun ini, pihaknya akan kembali melakukan seleksi ulang untuk imam di masjid paripurna tersebut. Selain seleksi, ada juga beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh para imam seperti harus tinggal di sekitar masjid.
“Nantinya untuk imam masjid paripurna tersebut akan disediakan tempat tinggal di sekitar masjid. Sehingga ketika ada kegiatan imam tersebut dapat segera memimpin para jamaah,” ungkapnya.
Dengan adanya pengurangan imam tersebut, total petugas masjid paripurna di tingkat kecamatan yang sebelumnya tujuh orang, maka akan berkurang menjadi enam orang. Kemudian petugas masjid paripurna di tingkat kelurahan, yang sebelumnya lima orang akan menjadi empat orang.
“Penggurangan ini dilakukan agar lebih efektif lagi, karena kami ada juga mendapat laporan bahwa ada imam yang juga berprofesi sebagai PNS. Tentu kalau seperti ini tidak boleh, kami inginnya imam tersebut nantinya benar-benar bisa fokus memimpin jamaah,” pungkasnya.
Sumber: Cakaplah

Berita Lainnya
Heboh!!! Warga Pergoki Mobil Goyang dekat Masjid, Ternyata.....
Pasca Musibah Kebakaran, Desa Bekawan Kecamatan Mandah Terima Bantuan Dari Non Government Organisatio (NGO) Objektif Monde, Prancis
Tiga Instansi di Lingkungan Pemprov Riau Terancam Dihapuskan
Air Pasang Tinggi
Seorang Pengunjung Koro-koro Panam Diamankan Polisi, Buang Barang Bukti Diduga Sabu
Perangkat Desa di Gaung Ikut Sosialisasi Program dan Pelatihan Penyusunan Proposal Perhutanan Sosial
Dewan Pembina Berharap UIR dan YLPI Mampu Menjawab Tantangan Masa Depan
Jubir Covid-19 Riau 'dr Indra Yovi' Imbau Tenaga Medis Untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan
Jarak Pandang di Siak di Bawah 1 Km 'Asap Makin Tebal'
Bermodalkan Sepeda Motor Rohman Ikut Nyaleg
Polresta Pekanbaru Ringkus Terduga Jaringan ISIS
Terkait penghadangan Tokoh Aksi #2019GantiPresiden, LAM Riau Beri Waktu 4 Hari Agar Etnik Dalang Kerusuhan di Bandara SSK II Berikan Klarifikasi