PILIHAN
Bawaslu Riau Tertibkan APK Pemilu, Namun Tak Berlaku APK Jokowi yang Bertebaran 'Tidak Melanggar Aturan'
BUALBUAL.com, Meski Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau melakukan penurunan paksa pada Alat Peraga Kampanye (APK) calon legislatif (Caleg) di jalan protokol di Pekanbaru, Senin (21/1/2019), namun hal tersebut tidak berlaku untuk APK Calon Presiden (Capres).
Untuk diketahui, capres nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin, sudah mulai 'tebar pesona' dengan memasang hampir di setiap titik jalan jalan protokol APK miliknya.
APK tersebut bertuliskan, "Jokowi-Maruf, Indonesia Kerja 2019-2023, pasangan Capres dam Cawapres Pilpres 2019 #untukindonesiamaju". Baliho berlatar foto pasangan Capres Cawapres tersebut berlatar warna merah dan putih.
Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan mengatakan, bahwa Baliho APK capres yang bertebaran di Pekanbaru tersebut tidaklah merupakan suatu pelanggaran.
"Billboard berbayar Jokowi - Maruf Amin boleh dan tidak melanggar, sejauh ini sesuai dengai ketentuan yang berlaku," kata Rusidi.
Ia mengatakan, pihaknya saat ini concern untuk menurunkan paksa APK Caleg yang melanggar.
Seperti yang diberitakan CAKAPLAH.com sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau kembali melakukan penurunan paksa terhadap Alat Peraga Kampanye (APK) Calon Legislatif (Caleg) yang melanggar aturan, Senin (21/1/2019).
Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan kepada CAKAPLAH.com mengatakan, kali ini pihaknya menelusuri jalan jalan protokol di Pekanbaru yakni Jalan Sudirnan dilanjutkan ke KH Nasution, diteruskam ke Arifin Achmad dan HR Soebrantas.
"Kita selesaikan hari ini semuanya, kita ingin tegas untuk menindak yang melanggar," cakapnya lagi.
Sumber: Cakaplah

Berita Lainnya
Siswi SMA 3 Tanjungpinang Ini Dilaporkan Hilang
Satu Pasien PDP Covid-19 di Lampung Meninggal Dunia
Supplier Engagement Day 2024, PHR Perkuat Kolaborasi dengan Mitra Kerja Menuju Operasi Migas yang Unggul dan Transparan
TKN Jokowi: Spanduk 'Presiden Bersama PKI' Itu Melecehkan Kepala Negara
Natalius Pigai: Presiden Jokowi Gagal Tertibkan Menteri-menterinya
Meski Indonesia dalam Masalah Covid-19, Pemindahan Ibu Kota Negara Tetap Lanjut
Komunitas PUK: Sekitar 4 Juta Pemulung Disebut Terkena Dampak Corona
Surat Suara Tercoblos 01 di Malaysia, Jokowi Minta Temuan Tersebut Dilaporkan ke Bawaslu
Melapor Ke Jokowi: GP Ansor Sebut Ada Kelompok Radikal di Salah Satu Capres
Kapitra Ampera Sebut Target Reuni 212 Untuk Jatuhkan Kredibilitas Jokowi
Teddy Indra Wijaya: Aset dan Uang Rp370 Triliun Berhasil Diamankan Satgas PKH
Pembalap Motocross Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin