PILIHAN
Begini Gambaran Rekayasa Lalu Lintasnya, Jelang Operasional Kedua Fly Over di Pekanbaru
BUALBUAL.com, Pihak dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau sudah merancang rekayasa lalu lintas pada kedua fly over di Pekanbaru, jelang diresmikan 14 Februari 2019 nanti.
Kepala Dishub Provisni Riau, M. Taufiq OH menyebut, rekayasa sementara ini dilakukan untuk uji coba mengurai kemacetan di perempatan SKA dan Pasar Pagi Arengka, sebelum kedua fly over ini dioperasionalkan.
Di lokasi, pantauan bertuahpos.com, jalur dua arah, dari pusat kota-terminal akap dan jalur dari terminal AKAP ke pusata kota sudah dibuka. Kendaraan sudah bisa melintas di bawah fly over itu tanpa hambatan.
Sementara untuk jalur lainnya, yakni Soekarno Hatta-Jalan Riau, juga dibuka melalui jalur bawah. Nantinya kendaraan yang melintas di jalur itu akan dibukakan aksesnya melalui jembatan layang tersebut.
"Kalau untuk di ruas Pasar Pagi Arengka memang belum kita buka untuk jalur bawahnya, rekayasa lalu lintasnya akan dilakukan secara bertahap," ungkapnya, Senin 11 Februari 2019.
Namun gambaran umum, kendaraan yang melintas dari arah Damai Langgeng akan melintas di bawah fly over menuju arah SKA. Sedangkan kendaraan dari arah Jalan HR Soebrantas Panam, akan naik di atas jembatan layang kemudian berbelok ke ruas jalan arah ke SKA. Sedangkan ruas Jalan HR. Soebrantas-Adi Sucipto akan melintas di jalur bawah fly over.
"Kita berangsur-angsur membukanya, karena belum semua ada pengaturan lampu di bawah flyover," ungkapnya.
Sumber: bertuahpos.com

Berita Lainnya
Team Opsnal Rekrim Polsek Mandau, Ringkus 5 Pelaku Curanmor
Lomba Memancing Bupati Wardan Harapkan Menjadi Iven Tahunan
Sesekali Mengingat Kematian , Akan Berdampak Baik Untuk Kesehatan
Gempa berkekuatan 6,4 Skala Ritcher Guncang Banten. Jakarta dan Bekasi
Bupati HM Wardan "Lanjutkan Pembangunan RSUD Puri Husada", Pemkab Inhil didampingi LKPP
Sejak Diberlakukan Hapus Denda Pajak, Warga Antusias Bayar Pajak Kendaraan
Di Hut Ke 60 HM. Wardan Doakan Riau Semakin Maju dan Terus Berkembang
Waduh! Rumah Liar di Pekanbaru Menjadi Lahan bisnis Oknum, Penghuni Wajib Bayar Rp1,5 Juta
HM. Wardan Mengapresiasi Pergelaran Seni Melayu serumpun yang menghadirkan sanggar seni yang berasal dari negara-negara regional
BI Klaim Hanya Sentimen Sesaat
Tahun Ajaran Baru Ini, Bahasa Inggris Jadi Kurikulum Khusus Untuk SD Negeri
PT MIPI Minta Pemkab Bintan Permudah Jalan Berinvestasi