PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
BI Klaim Hanya Sentimen Sesaat
BI Klaim Hanya Sentimen Sesaat
Bualbual.com,- Nilai tukar rupiah diperkirakan masih bergejolak hingga akhir tahun. Meski Rabu (4/10) nilaitukar rupiah sedikit menguat, sentimen negatif dari eksternal berisiko melemahkan rupiah sampai akhir tahun.
Pengamat ekonomi INDEF Bhima Yudhistira memprediksi kurs rupiah bisa menyentuh angka psikologis Rp13.700 per dolar AS. ”Karena faktor pelemahan rupiahini bersifat struktural dan jangka panjang, rupiah sampai akhir 2017 diprediksi fluktuatif dengan kecenderungan melemah,” katanya kemarin.Faktor eksternal yang berpengaruh besar terhadap pelemahan rupiah adalah peningkatan pembelian dolar AS karena AS sedang melakukan reformasi pajak. Yakni, memotong pajak korporasi dari 35 persen menjadi 20 persen.
Insentif fiskal tersebut menarik investor menanamkan investasi di AS.Selain itu, The Federal Reserve System sedang melakukan normalisasi neraca pada Oktober ini. Situasi politik global jugaberpengaruh.
Terutama referendum Catalonia yang ingin merdeka dari Spanyol. ”Ketidakpastian politik di Spanyolmenambah risiko global akan masa depan Uni Eropa,” jelasnya.
ari sisi domestik, inflasi pada September sebesar 0,13 persen dengan deflasi harga bahan makanan 0,53 persen menunjukkan bahwa permintaan rumah tangga belum pulih sepenuhnya.Secara terpisah, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memastikan pelemahan nilai tukar rupiah hanya bersifat sementara. Karena itu, pemerintahdan otoritas moneter akan berfokus pada perbaikan ekonomi nasional pada semester kedua.
Dia yakin perekonomian pada semester kedua ini lebih baik daripada semester pertama lalu.”Dengan kondisi seperti itu, kita akan kembali ke situasi yang lebih baik,” papar mantan menteri keuangan di gedung DPR kemarin.Agus meyakinkan bahwa volatilitas rupiah masih berada dalam batas wajar. Sebab, beberapa indikator makro ekonomi sepertiinflasi dan neraca pembayaran cukup terkendali.
Realisasi inflasi pada September dan inflasi year-on-year meniupkan optimisme target inflasi 4 persen akan tercapai.”Diperkirakan, neraca pembayaran mempunyai overall balance yang surplus. Walau ada defisit di neraca pembayaran, itu tidak melebihi 2 persen gross domestikproduct,” pungkasnya.
(Rp.bbc)
.jpg)

Berita Lainnya
Bando di Pekanbaru Masih Tetap Berdiri "Meski Dilarang"
Budi Saputra Dilantik sebagai Ketua IPSI Kecamatan Kateman
Amien Rais : Bila Ahok Tidak Ditankap, Saya Akan Memimpin Semua Rakyat Pisah Dari Indonesia
Babinsa Desa Sendawa Lakukan Patroli dan Himbauan Kepada Madu
Wow... Sebut HM. Wardan Salam Kelapa Sudah Di Kenal Dunia
UNRI Perpanjang Jadwal Pendaftaran PBUD dan PBM 2020
Wardan Buka Puasa Bersama Laskar Banjar Dalas Hangit dan Warga Parit 13 Tembilahan
Bertemu Mendagri, Bupati Kampar Usulkan Penambahan Mobil Damkar
Kasih Tahu Teman Mu! Inilah Contoh Surat Lamaran CPNS Kemenkumham 2019 untuk Lulusan SMA, D3, S1, hingga S2
Begini Caranya Wahyu Belajar Secara Otodidak Kini Budidaya Ulat Jerman Hasilkan Rupiah
Ditaja Oleh IPMPK dan KNPI Kempas,Turnamen Futsal Cup 2018 Resmi di Tutup
Gerak Cepat Densus 88, Dua Terduga Teroris di Dor