PILIHAN
Oknum Honorer Kantor Bupati Meranti Diciduk Polisi 'Bawa Ekstasi ke Hotel'
BUALBUAL.com, Seorang oknum pegawai honorer Pemkab Kepulauan Meranti ditangkap petugas karena diduga sebagai pemakai narkoba jenis ekstasi, saat berada di sebuah kamar di salah satu hotel di Kota Selatpanjang.
Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti 2 butir pil ekstasi dan ponsel yang digunakan untuk bertransaksi. Tersangka berinisial Ags (25) warga Jalan Banglas, Kelurahan Selatpanjang Timur KecamatanTebing Tinggi. Diketahui Ags merupakan salah seorang pegawai honorer di salah satu bagian di Kantor Bupati Kepulauan Meranti.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP La Ode Proyek menjelaskan kronologi penangkapan. Dimana pada Senin (26/2/2019) lalu berdasarkan hasil penyelidikan tim Opsnal Satuan Resort Narkoba (Satres Narkoba) Polres Kepulauan Meranti mendapatkan informasi pelaku sering melakukan transaksi jual beli Narkoba di Jalan Pembangunan II tepatnya di Gang Maritim Kelurahan Selatpanjang Timur Kecamatan Tebingtinggi.
Selanjutnya Tim yang dipimpin oleh KBO Sat Resnakoba Ipda Rahmad Wahyudi ketika melakukan penyelidikan melihat seorang laki-laki dengan gerak-gerik mencurigai keluar dari sebuah rumah di tempat tersebut dengan menggunakan sepeda motor.
Melihat hal tersebut tim langsung membuntuti laki-laki tersebut yang kemudian berhenti di parkiran Hotel Grand Meranti dan langsung masuk ke dalam hotel, selanjutnya masuk kedalam kamar nomor 245.
Setelah 10 menit, laki- laki tersebut keluar dari kamar dan langsung diamankan oleh petugas yang didampingi satpam hotel. Ketika dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa dua butir diduga narkotika jenis pil ekstasi dengan logo Minion warna kuning yang dibungkus dengan satu lembar tisu yang ditemukan di dalam kantong saku belakang sebelah kiri celana jeans yang digunakan pelaku.
Saat diinterogasi, laki- laki tersebut mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang wanita bernama Esah, warga Jalan Pembangunan II Gang Maritim, Kelurahan Selatpanjang Timur.
Untuk memancing Esah keluar, tim membawa Ags ke rumahnya. Sesampainya di sana, Esah susah kabur seperti sudah mengetahui perihal penangkapan tersebut. Saat ini Esah sudah dimasukkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).
Selanjutnya Ags dan barang bukti yang ditemukan dibawa ke Mapolres Kepulauan Meranti guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Petugas juga mengamankan sepeda motor milik korban.
"Kita masih menyelidiki keterlibatan yang lain, saat ini masih didalami," kata Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP La Ode Proyek, Jumat (1/3/2019).
Sumber : cakaplah

Berita Lainnya
Demi kemajuan! Pakhri Munir Maju lagi Sebagai Datuk penghulu batu hampar, Priode 2018-2024
Vanessa Minta Polisi Buka Kedok Pengguna Jasa Prostitusi
Bupati Rohil Tinjau Penerangan Hiasan Payung Gantung
Terkait Uzin Galian C Supkon,Pihak HKi 4B, Beri Penjelasan
Jarak Pandang di Pekanbaru Hanya 1 Kilometer, Kabut Asap Makin Pekat
Blanko e-KTP, Disdukpencapil Inhil: Prioritas Buat Perekam yang Sudah Lama
Polres Lampura Amankan Pelaku Penipuan
Ada Apa Dengan Lapas Kelas II A Tembilahan Kembali Napi Ini Kepergok Pesan Narkoba dari Dalam Penjara
Kepala Dinas Satpol PP: Tak Benar Pengemis Tertangkap Itu Tajir
Kapal Asal Tiongkok Tenggelam di Perairan Sumut
Pasca Ditemukannya Cacing, BPOM Akan Berikan Sangsi Importir Sarden Kalengan
Saat Bersihkan Perkebunan, Warga Pekanbaru Temukan Mortir Sepanjang Dua Meter