PILIHAN
Pembangunan Pelabuhan Internasional Batu 6 Bangko Rohil Terkesan Asal Jadi
BUALBUAL.com, Kelanjutan Pembangunan Pelabuhan yang sempat terhenti ditahun 2017 dan dilanjutkan Pembangunannya pada tahun 2018 dengan Anggaran sebesar 20.7M. Akan tetapi Pembangunannya asal jadi saja.
Kondisi pelabuhan saat ini terlihat dari depan berantakan. Ada apa gerangan dengan Proyek Pembangunan ini ?
Hasil temuan kami di lapangan,bahwa proyek pembangunan Pelabuhan itu sudah habis masa kerjanya pada 31 Desember 2018 yang lalu, seperti yang tertera pada papan plank Proyek, sedangkan kondisi pekerjaannya masih banyak yang belum selesai.
Diketahui, proyek tersebut dimenangkan oleh PT. Multi Karya MultiMPratama, dengan nomer kontrak PR.802/1/01/KSOP BAA. 18, masa kerja 186 hari kelender terhitug mulai tanggal 29 Juni s/d 31 Desember 2018 dari Kementrian Perhubungan.
Hasil pantauan dari awak media dilapangan, menyimpulkan dengan kesepakatan beberapa hal dalam pandangan salah satunya kelihatan bekisting (peranca) pada tiang penyanggah lantai pelabuhan masih terpasang saat proyek tersebut masuk pinishing (Akhirmasakerja).
Saat ini kondisi,Causeway (Lantai badan penyambung lantai pelabuhan ) pada pangkal jembatan masih terlihat tumpukan tanah merah yang tidak tertata, yang seharusnya lantai tersebut sudah harus terhubung dengan rapi.
Kondisi saat ini
Selain itu, Causeway (lantai badan penyambung lantai pelabuhan) pada pangkal jembatan dan juga terlihat masih tumpukan tanah merah yang tidak tertata. Yang seharusnya lantai tersebut harus sudah terhubung dengan rapi, sedangkan pemasangan Fender (Bumper yang digunakan untuk merendam benturan) juga masih banyak yang belum dipasang.
Disisi lain, pemasangan selimut HDPE pada tiang penyanggah lantai dipelabuhan tersebut kelihatan masih ba yak bagian tiang yang belum dipasang sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada lapisan beton tersebut.
Sedangkan fungsi plastik selimut tersebut untuk melindungi temperatur, kadar garam,oksigen yang larut,PH, gaya pukulan ombak dan arus, serta pencemaran biologi, kondisi air laut, juga mempengaruhi faktor-faktor yang berkaitan dengan logam.
Untuk penerangan seperti lampu cell juga masih banyak yang belum dipasang, sehingga dimalam hari suasananya geiap gulita, karena lokasinya berada jauh dari kawasan pemukiman warga, tentu ini bisa menjadi resiko patal, seperti kehilangan dan sebagainya.
Dari kesimpulan wartawan saat 1dilapangan, bahwa pekerjaan tersebut diduga sangat jauh dari persentase progres tahapan kerja, pekerjaan yang bernilai tinggi, namun pekerjaannya masih banyak terbengkalai seperti yang terlampir difoto hasil dilokasi pekerjaan.
Tadinya masyarakat Rohil bangga mempunyai Pelabuhan setara Internasional yang Kabupaten lain tidak memiliki, tetapi setelah masyarakat mengetahui pembangunan Pelabuhannya dibangun asal jadi, masyarakatpun merasa kecewa, karna tidak adanya kontrol dari Petugas Perhubungan untuk mengawasi kerja tersebut .
Editor : Edi

Berita Lainnya
Masih Terpantau 19 Hotspot di Sejumlah Daerah Riau
PAC PP Kecamatan Bantan, Bagi Bagi Masker Loreng PP
Hari Bhakti Adhyaksa Ke - 59, Bupati Inhil: Kejaksaan Telah Berjalan Idealis
Jalan Parit 6 Tembilahan Hulu "Bekinyau" Satu Ekor Lembu "Bedetum" disebelihkan
Polda Riau Raih Peringkat Satu Dalam Penyusunan Laporan Keuangan
Mirip Puisi "Kasihan Bangsa" Karya Kahlil Gibran, Mengambarkan Keadaan Indonesia Saat Ini
Dua Kepala Desa kecamatan Pulau Burung Di Lantik H.M Wardan
4 Pereman Ditangkap Saat Curi water canon kapal buat dijual kiloan
PUPR Koordinasi dengan Kejati Terkait Denda, Terkait Pembangunan Flyover yang Terlambat
Polres Bengkalis Amankan Tiga Tersangka "Becak Laut" Tukang Jemput Narkoba dari Laut ke Darat
Sudah Tahu Barang Itu Haram Tapi Sering Juga Transaksi 'Barang yang Haram' Akhirnya Dua Pria Inhil Diciduk Polisi
Wow...Di TPS Rizieq Shihab, Ahok-Djarot Menang