PILIHAN
Rombongan Gubernur Riau Dihadang Massa Koto Aman 'Sempat Tegang'
BUALBUAL.com, Masyarakat Koto Aman, Kampar, sempat menghadang rombongan gubernur Riau, Syamsuar, saat keluar dari gedung DPRD Riau usai menghadiri paripurna. Mereka ingin menyampaikan aspirasi soal lahan mereka kepada orang nomor satu di Riau itu.
Namun, Kapolda Riau Brigjen Pol Widodo Eko Prihastopo langsung memimpin pasukannya untuk mengamankan penghadangan yang dilakukan massa.
Pantauan CAKAPLAH.com situasi sempat tegang.Kapolda meminta agar masyarakat menyampaikan aspirasinya sesuai aturan.
"Demo itu ada aturannya, demo kok mengganggu masyarakat. Gubernur silahkan keluar," tegas Kapolda Riau.
"Kalau halang-halangi, tangkap. Duduk sini kalian, saya mau bicara, jangan berlagak jagoan," tegas Kapolda lagi.
Setelah masyarakat tenang, Kapolda kemudian mengatakan bahwa ia ragu jika yang demo tersebut murni dari masyarakat. Ia menduga ada orang lain di baliknya.
""Saya ragu, kalian ini disuruh orang, ini tak murni. Sukanya ngumpul-ngumpul. Untuk diketahui, 5 orang perwakilan masyarakat Koto Aman saya yang langsung membawa ke presiden dulu. Jadi saya tahu permasalahannya. Presiden pasti akan menyelesaikan," tegasnya.
setelah Kapolda pergi, masyarakat tetap bertahan di luar kantor DPRD Riau.
Sumber : Cakaplah

Berita Lainnya
Bunda Paud Riau Hj.Sicilita Arsyadjuliandi Hadiri Acara HUT Himpaudi Ke-XII Tahun 2017 di Alam Mayang
Polisi Amankan Puluhan Kes Minuman Beralkohol di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang
Bukannya Disuruh Belajar, Guru Honorer Ini Malah Ajak Muridnya Untuk...
Bupati Inhil Harapkan Sumbangsih Pemikiran Para Aktivis HMI Saat Hadiri Milad HMI Ke-72
Kapolsek: Api Berasal dari Dapur, Satu Unit Rumah Terbakar Di Desa Melai Meranti
Seorang Pria Tewas di Warung Remang-Remang Jalan Lintas Pekanbaru-Duri
Miris, 2 Tahun Gadis Belia Ini, Jadi Budak Seks Ayah Kandung
Lagi dan Lagi, 2 Pelaku Narkoba di Meranti Diciduk Polisi
Kapal Bermuatan Kelapa 450 Ton Dari Desa Batang Tumu Kec Mandah Karam Di Perairan Malaysia
BKD Inhil Sosialisasikan PP No 30 Tahun 2019 dan Seminar Magnet Rezeki
H Bustami HY, “Angka Rp300 Miliar untuk Penanganan Covid-19 Bengkalis Belum Final”
Seekor Gajah Bentina Di Temukan Mati di dalam kanal Pembatas kebun Warga dengan kondisi membusuk,