PILIHAN
Untuk Meramaikan Kampanye Jokowi, Panita Ditagih Massa Soal Janji Uang 50.000 Rupiah Perorang Belum Dibayar
BUALBUAL.com, Kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf, di Lapangan Pelabuhan Perikanan Bastiong Ternate, Maluku Utara, ternyata menyisakan masalah terkait uang yang dijanjikan kepada massa kampanye.
Koordinator massa kampanye Jokowi-Ma’ruf Maluku Utara, Kiki Nuraini, mengaku sampai hari ini mereka belum dibayar panitia. Padahal menurutnya, kesepakatan awal mereka dijanjikan akan diberikan duit Rp 50.000 per orang usai kampanye.
“Tapi sampai sekarang dorang (mereka – pihak panitia) belum kasih (uang). Saya ditagih massa kampanye. Karena saya koordinator,” tuturnya, Rabu (10/4).
Lantaran kesal terus ditagih massa peserta kampanye, Kiki akhirnya mengunggah keluhannya di laman media sosial Facebook pribadinya. Namun, dua unggahan tersebut akhirnya dihapus.
“Pihak aliansi yang minta. Jadi saya hapus. Tapi mereka janji akan cairkan uangnya. Tapi sampai sekarang belum,” keluhnya.
Kiki juga mengaku bertemu dengan Ketua Aliansi Anak Negeri Indonesia Timur Maluku Utara, Akmal Iskandar Alam yang menjanjikan uang tersebut kemarin. Kiki mengaku diancam dan dipinta menghapus unggahannya di media sosial terkait keluhan belum dibayarkannya uang Rp 50.000 tersebut.
“Kalau kita (saya) mau lawan ngana (kamu), bisa. Karena jumlah torang (kami) banyak. Sedangkan ngana (kamu- Kiki) hanya seorang diri,” tutur Kiki menirukan ancaman Akmal.
Kiki menyebutkan, dalam kampanye Jokowi di Ternate tersebut melibatkan massa dari sejumlah kelurahan.
“Saya koordinator massa kampanye dari Kelurahan Tobona. Jumlah kami sekitar 80 orang. Tapi kami gabung dengan Kampung Pisang. Jadi sekitar ratusan. Setahu saya sebagian kelurahan sudah dibayar. Kecuali Tobona,” imbuhnya.
Sumber: PolitikToday.com

Berita Lainnya
Pria Penuh Batu Akik Ditahan, Jadi Tersangka karena Hina Jokowi
Dari Bogor, Sandiaga Akan Tonton Debat Jokowi dan Prabowo
Ungkapan ’NU Jadi Fosil jika Jokowi Kalah’ BPN Anggap Menyesatkan
Komunitas Milenial Diajak Dukung Jokowi-Ma'ruf
Dhani Bentuk Grup WhatsApp 'Korban Kriminalisasi Rezim Jokowi'
Menjenguk ke RS, Presiden Jokowi Doakan Kesembuhan untuk Ustaz Arifin Ilham
Prabowo: Hubungan Saya dan Jokowi Mesra, Banyak yang Nggak Suka Mungkin
Buat Lawan Virus Corona, Indonesia Kurang Belasan Juta APD
Iwan Sumule Sebut, Jokowi Meletakkan Madu Di Hidung SBY
Belum Tuntasnya Janji Politik dan Kasus Hukum Novel Baswedan, Elektabilitas Jokowi Berpotensi Terus Tergerogoti
Era Pemerintahan Jokowi: Doa Saja Direvisi, Apalagi Kebijakan
Amien Rais: Wong Sudah Hancur Lebur, Minta Prabowo Tak Perlu Serang Jokowi