PILIHAN
Sekjen PDIP Hasto Sebut: Data Versi Prabowo Membingungkan Rakyat
BUALBUAL.com, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menilai data rekapitulasi Pilpres yang disampaikan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sangat membingungkan.
Sebab menurutnya, data yang disampaikan BPN pada kenyataannya selalu berbeda.
"Tiga kali yang diumumkan Prabowo itu datanya berbeda-beda, padahal semua katanya sudah fix. Untuk itu, ini membingungkan rakyat," katanya di Kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/4).
Tak mau membuat orang lain bingung, Hasto pun mengaku terpanggil untuk mengumumkan hasil rekapitulasi internal partainya.
Berdasarkan hasil perhitungan C1 plano yang tersebar di berbagai tempat, kemenangan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin sudah di depan mata.
Yang mana dari lebih dari 10 juta data pemilih yang masuk, nampak kalau Jokowi-Maruf menang dengan 63 persen. Sementara Prabowo-Sandi hanya 37 persen.
Lebih lanjut, Hasto memastikan kalau data yang sudah dipublikasikannya itu merupakan data yang sebenar-benarnya. Untuk itu, dia menyatakan siap jika ada yang ingin mempermasalahkan itu ke ranah pidana.
"Kami membuka diri dengan seluruh tanggung jawab kami kepada publik kami siap diaudit, kami siap dicek dokumen-dokumen C1-nya dan semuanya berbasis kepada data, kepada sistem yang akuntabilitasnya bisa dicek kebenarannya," pungkasnya.
Sumber: RMOL.co

Berita Lainnya
5 Potret Bencana Alam di Kecamatan Tanah Merah, Inhil-Riau 2017
Fidaus ST, MT Tumbang Dengan Politisi Muda dalam Pemilihan Ketua DPC Demokrat Pekanbaru
BC Selatpanjang Gagalkan Penyelundupan Elektronik
Peduli HAM Menteri Yasona Berikan Penghargaan Kabupaten Bengkalis
HARRIS: Dilantik Sebagai Datok Setia Amanah
Pantia Jelaskan, Terkait WO Tim Futsal Zidan Fc Diturnamen Futsal Sungai Salak Kec Tempuling Tahun 2017
Terkait Mengkaji Ulang DBH Migas untuk Riau "Abdul Wahid" Tagih Janji Menteri ESDM
Umat Muslim Salat Di Masjid Al Noor Christchurch 'Geng Motor Ikut Jaga'
Pendukung Prabowo-Sandi Dilaporkan Ke Polisi, Atas Pengeroyokan Kader PBB
Begini Jawaban KPK, Soal Beredar Kabar Bupati Bengkalis Amril Jadi Tersangka
H. Syamsuar Minta Dunia Usaha Tidak Tinggal Diam Terkait Corona
Pengumuman Tim Pansel dan Pembukaan Calon Sekda Tunggu Instruksi Gubri Syamsuar