Jokowi Banyak Membangun, NasDem: Bupati Madina Mundur karena Moral
BUALBUAL.com, Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar ST sangat menyayangkan keputusan Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution yang mengundurkan diri dari jabatannya.
Padahal, menurutnya, selama dua tahun menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPD NasDem Madina, Dahlan dinilai sebagai kader berprestasi yang memiliki integritas, begitu pun dia dinilai berhasil membangun Madina.
"Saya melihat beliau adalah orang yang sangat berintegritas dan beliau ini adalah orang yang sangat mencintai Madina" ujar Iskandar ST, Minggu (21/4).
Iskandar menuturkan, dari komunikasi terakhir dengan Dahlan, langkah itu diambil berdasarkan keputusan pribadinya. Tak ada sangkut pautnya dengan kepentingan partai.
"Kalau saya tidak bertanya sejauh itu, benar atau tidaknya. Intinya dia merasa secara moral, merasa pemerintah zaman Pak Jokowi banyak membangun Madina, ya kan baik infrastrukturnya, dia mengatakan masyarakat mendapatkan manfaat yang cukup baik selama ini," ujar Iskandar ST.
Terkait keputusan pribadinya itu, kata Iskandar partai tidak bisa mencampuri keputusan Dahlan yang membuat surat pengunduran diri kepada presiden.
"Tapi kami sangat menyayangkanlah, saya ingin dia melanjutkan kepemimpinannya," ungkap Iskandar
Iskandar juga menuturkan Dahlan juga begitu dikenal sebagai kepala daerah berprestasi yang sudah membangun Madina dengan baik.
"Menurut saya (keputusan diambil) karena secara moral, dia merasa pemerintah jaman Pak Jokowi banyak membangun Madina," tuturnya
Sebelumya, Dahlan mengundurkan dirinya lewat surat nomor 019.6/1214/TUPIM/2019 dibuat 18 April 2019.
Dalam surat itu terdapat point yang menyebutkan bahwa Dahlan merasa kecewa dengan hasil Pemilu yang tidak sesuai apa yang diharapkannya.
"Dengan hormat, kami maklum kepada Bapak bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 di Mandailing Natal Sumatera Utara berjalan lancar, aman dan terkendali. Namun hasilnya sangat mengecewakan dan tidak seperti yang diharapkan" sebut isi surat itu.


Berita Lainnya
Kejari Inhu Gelar Penerangan Hukum Restorative Justice
Melihat dari Kacamata Politik Syamsuar dan Jokowi "Tiga Calon Sekda Riau" Pilih Siapa?
Inflasi Tak Bisa Dianggap Remeh! Harga Naik Sedikit, Dampaknya Besar: 227 Juta Orang Jadi Taruhan
Istana Minta Publik Tidak Nyinyir Terhadap Jokowi "UU KPK Selesai Direvisi"
Sandiaga Singgung Narasi Memecah Belah, Isu Keluarga Uno Dukung Jokowi
Syarat Prabowo Subianto Kalahkan Jokowi: Niru Donald Trump, Mau?
Presiden Prabowo Lantik Pimpinan Baru Ombudsman RI, Hery Susanto: Akan Optimalkan Tugas dan Fungsi Lembaga
Zulkifli Hasan: Jokowi Tolak Tanda Tangani UU MD3 Itu karena Pencitraan
Kapolsek Jabar Mengaku Diarahkan ke Jokowi, Bagaimana Polisi di Riau?
Heboh , Teknisi Mall Ramayana Tanjungpinang Ditangkap Polisi
Benarkah! Ma'ruf Klaim Tak Ada Kriminalisasi Ulama saat Jokowi Jadi Presiden
Syarwan Hamid: LAMR Berigelar Adat ke Jokowi dengan Alasan Riau Bebas Asap, dan Berhasil Rebut Blok Rokan, Tidak Masuk Akal!