PILIHAN
Boni Hargens Sebut: Gerakan Rizieq Cs Hanya Sebuah Sandiwara Saja!
BUALBUAL.com, JAKARTA - Direktur Lembaga Pemilih Indonesia, Boni Hargens merespons gerakan Rizieq CS yang menyarankan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi untuk mendesak KPU menghentikan Real Count pilpres 2019. Boni menilai gerakan tersebut merupakan upaya para pedagang politik untuk membuat kegaduhan.
“Saya kira negara meresponsnya secara proporsional saja, tidak usah terlalu menguras energi, karena gerakan Rizieq Cs ini hanya sandiwara untuk memuaskan pada bandar politik yang sudah banyak mengalami kerugian karena pemilu ini. Kalau dalam organisasi, ya semacam LPJ-lah atau Laporan Pertanggungjawaban,” kata Boni dalam keterangan persnya, Kamis (2/5).
Boni menegaskan KPU dan masyarakat tidak perlu berlebihan menanggapai gimmick yang dilakonkan Rizieq Cs. “Kita percaya pada TNI, Polri dan BIN bahwa mereka mampu menjamin keamanan dalam segala aspek. Kita tidak usah resah dan terganggu. KPU harus terus bekerja dengan aman tidak usah merasa terganggu dengan sandiwara para musafir politik yang tidak siap berdemokrasi,” ungkap pengamat politik dari Universitas Indonesia ini.
Yang dibutuhkan, menurut Boni, adalah dukungan masyarakat kepada aparat keamanan dan KPU agar mereka bisa bekerja sesuai amanat UU. Ketegasan Polri kita acungi jempol. Polri bersama TNI dan BIN sudah melakukan yang terbaik untuk bangsa dan negara ini. Pemilu sudah berjalan aman.
Boni mengingatkan masyarakat harus mendukung institusi keamanan karena saat ini hanya itu yang bisa kita berikan. Negara memang tidak boleh kalah dengan para vigilante yang hanya memburu jarahan dalam setiap musim pemilu.
“Dalam teori, biasanya para pemburu mencari yang namanya economic spoils and political spoil. Gerakan Rizieq cs ini ya seperti itu. Makanya tidak usah kita respons terlalu berlebihan karena hal itu menunjukkan peluang negara menjadi lemah dihadapan para vigilante,” katanya.
Sumber: Jpnn

Berita Lainnya
Pindah Tugas, Ini Hadiah yang Diberikan Gubri Syamsuar untuk Irjen Pol Widodo
Inhil Belum Tahu 'Jatah' Penerimaan Formasi CPNS Tahun II Tahun 2019
Tim SAR Temukan Tulang Belulang, Diduga Nelayan Bakau Aceh Mandah yang Hilang!
Setelah Harimau, Kini Warga Pelalawan Dikagetkan Lagi Ada Buaya Sepanjang 3 Meter Berjemur di Pinggir Parit
BC Selatpanjang Gagalkan Penyelundupan Elektronik
Sehari Usai Arafah, Total Nama Jemaah Indonesia Wafat Menjadi 100 Orang
Malam Penganugerahan, Pemda Inhil Nobatkan Nurlia Purnama Sebagai Guru Teladan
Puput Nastiti Devi Lepas Karier Demi Ahok 'Baru 2 Tahun Jadi Polwan'
Hamdani Ketua Sementara, 45 Anggota DPRD Pekanbaru Periode 2019-2024 Resmi Dilantik
Diduga Akibat Limbah PT MAN, Ratusan Ikan Mati di Sungai Juragi
Sesuai Intruksi Presiden Bupati Inhil Bertekad Akan Tinggalkan Pola Lama Pengelolaan APBD