PILIHAN
Warga Langgam Riau Ditemukan Tewas di Kanal, Diduga Tersentrum Alat Pancing Sendiri
BUALBUAL.com - Saparudin (50) ditemukan tak bernyawa dengan posisi tubuh telungkup di sebuah kanal di Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa (11/6/2019). Tak jauh dari jasad korban, dipenuhi pula sejumlah ikan mengapung dan mati.
Sementara di pinggir bibir kanal, menjuntai pula ke dalam air dua joran alat tangkap ikan, berupa sentrum yang diduga digunakan korban untuk menangkap ikan.
Bahkan alat sentrum berupa travo dan batrai masih melekat di jasad korban yang mengapung di permukaan air di dalam kanal itu. Kuat dugaan, korban meninggal saat menangkap ikan, tercebur ke dalam air dan ikut tersentrum.
Hal tersebut terungkap saat Tim Reaksi Cepat (TRC), BPBD, personil Polri, Taruna Tanggap Bencana (Tagana), tim SAR Pekanbaru, bersama pemerintah kecamatan dan masyarakat Langgam saat menemukan jasad Saparudin sudah tak bernyawa lagi, mengapung di sebuah kanal, Selasa (11/6/2016).
Dimana pada sehari sebelumnya, warga Langgam dihebohkan dengan berita kehilangan seorang warganya saat mencari ikan. Informasi ini begitu cepat beredar dan akhirnya, tim gabungan melakukan pencarian pada Selasa.
Meskipun demikian Kepala BPBD Pelalawan Hadi Penandio, belum bisa menyimpul penyebab korban meninggal yang berhasil ditemukan tim gabungan.
"Belum bisa dipastikan penyebab korban meninggal, apakah karena penyakit atau terjatuh. Hanya saja diduga tenggelam saat mencari ikan," paparnya.
Sumber: Cakaplah

Berita Lainnya
Kabar Duka Mantan Wakapolda Sumut Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya
Bawaslu Inhil: Ingatkan tidak ada Kampanye dimasa tenang
Dandim 0314/Inhil Harapkan Peran Pemerintah Untuk Ikut Serta Merubah Mindset Masyarakat Dalam Membuka Lahan Tanpa Membakar
Ketua KCK Cabang LIV Kodim 0314/Inhil Santuni Warga Tembilahan Hulu
Pemkab akan Somasi dan Tempuh Jalur Hukum, Ada Oknum Pojokkan Bupati Meranti di Medsos
PSI Siap Menantang Soal Penghargaan "Kebohongan Award", Jika Ada yang Menuntut
PT BRK Cabang Tembilahan: Pelayanan yang Diberikan Sudah Optimal dengan Sistem Antrean Dua Skema
Pimpinan PT KTU Sebut Tak Ada Anggaran Khusus untuk Penanganan Karhutla
Tim Gabungan Masih Cari Staf BPTD V Riau Kepri, Hilang Saat Dermaga Tanjung Buton Ambruk
Kebun Sagu Terbakar, Petani di Meranti Ditahan Polisi
Ada Apa Karyawan PT GTJ Tidak Mendaftarkan PKWT Karyawan ke Disnaker?Buruh PT GTJ tapi Atribut PT NK?
Gara-Gara Mobile Legends, 2 Pemuda Ini Ditangkap Polisi. Berikut Ceritanya?