PILIHAN
Pengamat: Gubernur Riau Lakukan Pembohongan Publik 'Sebut Karhutla Belum Mengkhawatirkan'
BUALBUAL.com - Pengamat Publik Riau M Rawa El Amady menyayangkan sikap Gubernur Riau Syamsuar yang sempat mengatakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau masih belum mengkhawatirkan.
"Kalau saya menilai dengan statemen Gubernur Riau tersebut, dirinya telah melakukan pembohongan publik," ujar M Rawa El Amady , melalui sambungan seluler, Senin (5/8/2019).
Ia mengatakan apa yang telah dikatakan Gubernur juga tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Karhutla terus meluas, asap di Pekanbaru juga semakin pekat.
"Selain itu, sekarang dampak Karhutla itu sudah sampai ke negara tetangga lho. Ditambah pagi pengukur udara di Pekanbaru saja sudah (menunjukkan) tidak sehat. Nah, ini apa maksudnya," Cakap Rawa.
"Saya nilai pembohongan publik ini dilakukan oleh Gubernur sebagai upaya untuk tidak transparansinya kondisi Karhutla sekarang ini," imbuhnya.
Selain itu, aktivis lingkungan Scale Up ini juga menyoroti Komandan Satgas Karhutla yang dipegang oleh Gubernur Riau, Syamsuar. Padahal tahun-tahun sebelumnya Satgas Karhutla dipercayakan kepada Komandan Korem 031 Wira Bima Riau.
"Ada baiknya memang Komandan Satgas diserahkan ke Komandan Korem atau Kapolda Riau. Seharusnya Gubernur tak mengambil peran itu, karena pasti tidak fokus," ungkapnya.
Menurut Rawa, Gubernur Riau tidak perlu menutupi soal Karhutla yang saat ini masih terus berlangsung dan kian meluas. Timbulnya asap yang kini mengepung langit Riau, sebuah bukti ketidakseriusan Syamsuar.
"Saya tidak mengatakan Gubernur Riau telah gagal mengatasi Karhutla, tapi lebih tepatnya tidak serius. Kalau gagal itu sudah berusaha maksimal, kalau kurang serius kerjanya ya asal-asalan. Beliau menganggap ini hanya hal sepele saja," jelas Rawa lagi.
"Untuk itu Gubernur Riau seharusnya memperbaiki statmen yang mengatakan Karhutla Riau saat ini belum mengkhawatirkan," pungkasnya.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Andrigo Hari Kelapa Dunia Ini Adalah Salah Satu Prestasi Pemerintah Kab Inhil
Peninggalan Firdaus: Lampu PJU Padam, Plt Wali Kota Pekanbaru Harus Membayar Tagihan Listrik PJU 19,8 M
Miris Kondisi Negeri Ini, Ayah Ajak Satu Keluarga jadi Sindikat Narkoba Kelas Kakap
Masyarakat Kempas Digegerkan dengan Penemuan Mayat Gantung Diri
KPBU Jadi Alternatif Pola Pinjaman Pemprov Riau "Selain Availability Payment"
Tak Terima Anak Gadisnya Hamili Sang Pacar, Seorang Ayah di Kampar Lapor Polisi
Tokoh Masyarakat Pelangiran Tolak Aksi 'People Power'
Seorang Pencari Getah Damar Temukan Tengkorak Manusia Dikanal Desa Wonosari Inhil
Kasat Lantas Polres Bengkalis Hairul Hidayat : Mari Mulai Tanam Pohon Wujud Lestarikan Lingkungan
Gubri Syamsuar: Semoga Sebelum Lebaran Virus Corona Berakhir
LE Teken Kontrak Politik Dari APBP Prov 1 Desa 1 Miliar Jika Tak Terwujud Saya Siap Mundur
DPR: Arah Penyelesaian Masalah Honorer K2 Memang Tidak Jelas