PILIHAN
Anggota DPRD Pekanbaru Terpilih 2019-2024 Masih Ada yang Belum Sampaikan LHKPN, Ini Konsekuensi
BUALBUAL.com - Ketua KPU Pekanbaru, Anton Merciyanto, mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih memberi waktu kepada anggota DPRD yang belum melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Ia menegaskan pelaporan LHKPN merupakan syarat wajib sebelum anggota dewan terpilih dilantik.
KPU Riau sendiri sudah menetapkan anggota DPRD Pekanbaru terpilih hasil Pemilu 2019 akhir pekan lalu.
"Sampai saat ini masih ada beberapa anggota terpilih yang belum juga melaporkan LHKPN. Saya lupa persis siapa saja. Nah, kita hanya memberi waktu sesuai aturan PKPU nomor 14 itu sepekan setelah penetapan Caleg terpilih," kata Anton Merciyanto, Senin (12/8/2019).
Lebih lanjut ia menjelaskan, jika tidak diindahkan, maka berkas yang bersangkutan tidak akan diusulkan. "Artinya mereka tidak akan dilantik. Maka dari itu, kami beri waktu hingga sepekan dari hari penetapan," tegasnya lagi.
Lebih lanjut Anton mengatakan, KPU Pekanbaru sendiri telah mengimbau jauh-jauh hari untuk mempersiapkan LHKPN. Tapi masih ada juga yang belum melaporkan LHKPN tersebut.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Gara Gara Uang, Seorang Warga di Selatpanjang Tega Tusuk Ibu Tirinya
Pelamar CPNS Diminta Hati-Hati, Beredar Pesan Penipuan Pembagian NIP Lewat WhatsApp
Pada 17 April, Anto Rachman Instruksikan Kader PP Sholat Subuh Berjamaah di Masjid
Ketika Hasil Pemilu di Bengkalis Diprotes dan Didemo 'Simulasi'
Sekda Kampar Laporkan Kondisi Terkini terkait Covid-19 ke Sekda Riau
THR Anggota Dewan dan ASN, Pekan Depan Pemprov Riau Cairkan
GEMASABA Riau Bahas Persiapan Pengurus dan Perencanaan Program Kerja Kedepan
Demi Riau Bebas Asap Di Inhu TNI-Polri Ini Berjibaku Hingga Subuh Padamkan Karhutla
Rektor UIR Serahkan Proses Hukum Kasus Pencabulan yang di Lakukan Stafnya Ke Polisi
Bersihkan Parit, Petugas Dinas Kebersihan Pekanbaru Temukan Sepucuk Senpi
Ojek Online Pekanbaru, Kadishub: Siapa yang Bertanggung Jawab Kalau Terjadi Kecelakaan
Kini Jadi Tambak Ikan dan Objek Wisata Kisah Jusmidar, 'Sulap' Parit Buntu di Tembilahan