PILIHAN
Mengalami Defisit Anggaran, 7 Dosen STAIN Bengkalis Berhentikan
BUALBUAL.com - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis melakukan pemberhentian terhadap 7 dosen tetap non PNS.
Keputusan mengejutkan 7 Dosen itu dilakukan dengan alasan defisit anggaran. Hal ini membuat Dosen yang diberhentikan merasa terdzolimi atas kebijakan dinilai sepihak dan tidak prosedural tersebut.
Kebijakan pemberhentian oleh pihak manajemen kampus terhitung 1 Agustus 2019 dan surat yang diterima oleh kalangan dosen itu tertanggal 6 Agustus 2019 yang lalu.
"Kami sangat menyayangkan dan menyesalkan ada kebijakan kampus seperti ini. Dengan dalih anggaran defisit itu, kami merasa menjadi korban dan diberhentikan secara sepihak. Kami bekerja sesuai dengan kontrak kerja dan prosedur. Mengapa kami tiba-tiba di-PHK atau dibebastugaskan," ungkap salah seorang dosen yang menjadi korban PHK STAIN Bengkalis, Muhammad Hamzah kepada sejumlah wartawan di Bengkalis, Jumat (30/8/2019).
Menurut dosen master hukum ini, selain dirinya ada enam orang dosen lainnya yang diberhentikan secara sepihak. Melalui surat yang disampaikan dengan masa berlaku yang sama. "Kami juga merasa jika alasannya defisit anggaran, cukup aneh karena sampai sekarang belum ada laporan keuangan yang menyatakan defisit," sebut Hamzah lagi.
Sementara itu Ketua STAIN Bengkalis, Prof. Dr. H. Syamsul Nizar, M.Ag ketika dikonfirmasi membenarkan dirinya telah menandatangani perihal surat PHK kepada sejumlah dosen berbagai bidang studi tersebut.
Kebijakan itu diambil karena anggaran bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengalami defisit.
"Alasan sesuai dengan surat tersebut. PNBP kami mengalami defisit. Padahal, sumber pembayaran dosen tetap bukan PNS diambil dari sumber PNBP. Tak ada penerimaan dosen tetap bukan PNS yang baru di STAIN," tegasnya singkat.
Sumber: Cakaplah

Berita Lainnya
Pemkab dan DPRD Inhil Lakukan Mediasi Antara PT BPLP dan Kelompok Masyarakat Desa Seberang Sanglar
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menanam jagung perdana dalam rangka program ketahanan pangan nasional di Kebun Sei Galuh PTPN V
RSUD Arifin Achmad Menuju Pusat Pelayanan Jantung Regional yang Terintegrasi
Jaksa Periksa Penyedia Transportasi, Lengkapi Berkas Tersangka Abdullah Sulaiman
Pastikan Tidak Titik Hotspot,
Berikut Pandangan Anggota DPRD Inhil Fraksi PKB Tentang 8 Ranperda Usulan Pemkab Inhil
Kesbangpol Inhil Sosialisasikan Pembentukan Karakter bangsa dan Budaya Pada Generasi Milenial
Yang Makar Itu Megawati Di Era Gus Dur Kata Rachmawati
Meriahkan Hut RI 72, Bank Riau Kepri Tampil Gaya di Lomba Berpakaian Adat Antar Kantor Divinisi
Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Batang Tuaka Inhil, Dengan Kondisi Membusuk
Kronologi Penganiayaan oleh Saddil Ramdani Berawal Dari Ponsel