PILIHAN
Ini Buktinya Daging dan Jeroan Selundupan Asal Malaysia Marak Beredar di Karimun Kepri
BUALBUAL.com - Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjungbalai Karimun memusnahkan berbagai macam barang pangan ilegal, Selasa (1/10/2019).
Barang yang dimusnahkan tersebut tanpa dilengkapi dokumen kesehatan dari daerah asal. Berupa daging hewan sapi, unggas, jeroan ayam, dan bebek, lalu daging olahan.
Barang yang masuk dari pelabuhan rakyat yang masih dalam pengawasan tersebut banyak dari negara Malaysia.
Dilakukannya penangkapan dan pemusnahan tersebut adalah untuk mencegah masuk dan menyebarnya hama dan penyakit hewan karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Karantina (OPTK).
"Ini dilakukan untuk mencegah masuk dan menyebarnya hama dan penyakit melalui hewan maupun tumbuhan," kata Kepala Karantina Tanjungbalai Karimun, drh Priyadi.
Barang-barang tersebut dimusnahkan dengan cara mekanik menggunakan mesin incinerator, yaitu dibakar dalam mesin.
Adapun barang yang dimusnahkan ialah bahan asal hewan pangan daging hewan, daging unggas dan jeroan untuk konsumsi dengan total 356,5 kilogram.
"Bahan asal hewan lain berupa sosis ayam, nugget ayam, Burger daging sapi, yang banyaknya 1.833 kilogram. Seluruh barang merupakan dari Malaysia via pulau Moro," ujar Priyadi.
Lalu, untuk bidang karantina tumbuhan yaitu bawang india sebanyak 390 kilogram yang dibawa dari Batam.
Disebutkan Priyadi, ditangkapnya barang yang masuk ke Karimun itu dikarenakan tidak adanya dokumen kesehatan dari daeah asal barang yang masuk tersebut.
"Kalau tidak ada suratnya, sudah jelas salah kan. Jadi kewaspadaan tetap kami tingkatkan bersama dengan pihak terkait lainnya," katanya.
Sumber: batamnews.co.id

Berita Lainnya
Lurah Tagaraja: Kehadiran UEK-SP Manfaatnya Harus Bisa Dirasakan Masyarakat Kecil dan Menengah
Hebat!!! Kapal Cepat Rudal(KRC) Pesanan TNI Al Terkenal Lincah
Ade Agus: Fraksi PKB Setuju, Tapi Jangan Tahun 2020 'Rencana Pemprov Ngutang Rp4 T'
Pemkab Inhil Berikan Bantuan 10 Unit Pompong Nelayan Jenis GT2
Patroli Di Parit 8 Tembilahan, Polres Inhil Aman 9 Orang 1 Diantaranya Wanita
Fitra Riau Dukung Anggota DPR RI Abdul Wahid Perjuangkan UU Bagi Hasil CPO
Budi Saputra Dilantik sebagai Ketua IPSI Kecamatan Kateman
Bahas Perikanan dan Hak Ulayat Laut, Menteri Kelautan Perikanan RI Bertemu Presiden Orang Laut
Di Pekanbaru Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Dilarang Diputar di Bioskop
Viral!!! Tak Mau di Tilang, Ibu Ini Gigit Tangan Polisi
MenPAN-RB: PNS Dilarang Mudik!
Inilah Faktor Eksternal Hambat Ekspor Kelapa Inhil