PILIHAN
Anda Minat! Pemda Pelalawan Bakal Lelang Mobil dan Sepeda Motor Dinas
BUALBUAL.com - Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Pelalawan berencana bakal melelang mobil dinas (Mobnas) dan kendaraan dinas jenis sepeda motor. Mobil dinas yang bakal dilelang tersebut berusia di atas tujuh tahun.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan, H Devitson Saharuddin SH, Rabu (2/10/2019).
[caption id="attachment_61934" align="aligncenter" width="300"]
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan, H Devitson Saharuddin SH[/caption]
Saat ini pihaknya sedang menginventarisir mobil-mobil dinas yang berusia tujuh tahun. Begitu juga kendaraan dinas jenis sepeda motor. Namun untuk kendaraan dinas yang rusak berat, meskipun tak sampai tujuh tahun, tetap direkap.
"Jika ada kendaraan dinas yang rusak berat, meskipun satu tahun langsung kita data. Kalau layak dilelang kita lelang, jika tidak kita masukkan ke daftar penghapusan aset. Upaya ini kita lakukan untuk menghindari beban daerah," imbuhnya.
Meskipun belum bisa merinci berapa jumlahnya, Devitson menargetkan pelelangan itu dilakukan pada November 2019 mendatang. "Inikan target kita, seraya inventalisir berjalan kita targetkan November dilelang," tambahnya.
Sementara proses lelang sendiri dilakukan secara terbuka bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Kerjasamanya, mulai dari penetapan harga per unit kendaraan hingga proses lelang melalui website KPKNL.
"Nanti lelangnya secara online bisa di akses di website KPKNL," cakap Devitson.
Sumber: cakaplah
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan, H Devitson Saharuddin SH[/caption]
Saat ini pihaknya sedang menginventarisir mobil-mobil dinas yang berusia tujuh tahun. Begitu juga kendaraan dinas jenis sepeda motor. Namun untuk kendaraan dinas yang rusak berat, meskipun tak sampai tujuh tahun, tetap direkap.
"Jika ada kendaraan dinas yang rusak berat, meskipun satu tahun langsung kita data. Kalau layak dilelang kita lelang, jika tidak kita masukkan ke daftar penghapusan aset. Upaya ini kita lakukan untuk menghindari beban daerah," imbuhnya.
Meskipun belum bisa merinci berapa jumlahnya, Devitson menargetkan pelelangan itu dilakukan pada November 2019 mendatang. "Inikan target kita, seraya inventalisir berjalan kita targetkan November dilelang," tambahnya.
Sementara proses lelang sendiri dilakukan secara terbuka bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Kerjasamanya, mulai dari penetapan harga per unit kendaraan hingga proses lelang melalui website KPKNL.
"Nanti lelangnya secara online bisa di akses di website KPKNL," cakap Devitson.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Koramil 07 Reteh bersama Masyarakat
Fahri Hamzah: Jangan-Jangan Semua Diatur Agar Dia Menang Lagi "Curigai Dia"
Ratna Sarumpaet Dijerat Pasal UU ITE
Pemerintah Melonggarkan Segala Aturan DP Rumah Subsidi Hingga Menjadi 1 Persen
Pulang Dari Negara Malaysia, 9 Orang Warga Meranti Berstatus ODP Covid-19
Tanggapan Ahok Tetang PAN Dukung Anies-Sandi
Golkar Mengingatkan Siapa Mau Usung, Jika Gatot Mau Dideklarasikan Jadi Capres
Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Makan Korban, Dua Orang Tewas!
Deklarasi 2019GantiPresiden 2 September di Pekanbaru Batal
Viral Video Wanita di Pekanbaru yang Kepala Tak Berhenti Bergoyang dan Pacar Akan Direhabilitasi
Rombongan kafilah dari Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, mengikuti Pawai MTQ Kabupaten Rohil