PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Aksi Perempuan Pimpin Shalat Jumat Tuai Kecaman
Bualbual.com, Seorang perempuan memimpin shalat Jumat untuk pertama kalinya di Negara Bagian Kerala, India.
Jamida (34) memimpin shalat Jumat di distrik Malappuram pada Jumat pekan lalu. Aksinya menuai kecaman dari komite masjid dan juga warganet yang menuduhnya telah melawan Islam.
Shalat Jumat yang dipimpin Jamida tidak diadakan di masjid, melainkan di sebuah kantor masyarakat.
"Saya menerima telepon dari komite masjid. Mereka mengatakan saya telah menentang Islam," katanya seperti dilansir dari TNM, Minggu (28/1/2018).
"Di media sosial, ada juga orang yang mengecam saya dan mengklaim saya mencoba menghancurkan agama dan ajarannya," ucapnya.
Menurutnya, tidak ada ayat suci yang melarang seorang perempuan untuk menjadi imam.
"Al Quran tidak diskriminatif terhadap perempuan. Gagasan yang ada di dalamnya adalah kesetaraan gender dan bukan diskriminasi," ucapnya.
Jamida terinsipirasi dari cendekiawan asal Amerika Serikat bernama Amina Wadud, yang merupakan perempuan Muslim pertama di dunia yang memimpin shalat jamaah.
"Saya yakin setiap gerakan, setiap revolusi akan memakan waktu. Perubahan pasti akan datang, tapi itu terjadi secara bertahap," katanya.
Sekretaris jenderal kelompok Yuvajana Sangham di India, Abdul Hameed Faizi Ambalakkadavy, mengatakan, perempuan dapat memimpin doa untuk para perempuan, tetapi tidak ada tradisi bagi perempuan bertindak sebagai imam untuk para pria.
"Perempuan dilarang berbaur seperti itu untuk mencegah kemungkinan terjadi sesuatu yang salah di antara mereka," ujarnya.
Beberapa agama di dunia memang tidak memperbolehkan perempuan memimpin peribadatan suci.
Katolik Roma, misalnya, menganggap perempuan tidak dapat menjalankan peran imam, terutama pada saat mempersembahkan misa kudus.*(kompas.com)

Berita Lainnya
Siak Juara, Pacu Sampan Tradisional Usai
Kapolres Rohil Lakukan Pemeriksaan Terhadap 5 Orang Warga yang Pulkam dari Malaysia
Firdaus Sebut Soal Program Rp1,5 Miliar Per Desa Itu Sangat Realistis
Polisi Intimidasi dan Pukuli Jurnalis Saat Liput Aksi Mahasiswa di DPR
Motor Listrik, Harley - Davidson Patok Harga Rp 420 Juta
Aplikasi Ternak Online "ANGON" Mudah Tampa Perlu Lahan
Kemenag Pekanbaru Silakan Pesantren dan MTs Libur 'Kabut Asap Riau Makin Parah'
BNNP dan BKKBN Riau Teken MoU 'Perangi Narkoba'
Harapan LAM Riau Kepada UAS untuk Tetap Mengajar Sebagai Dosen Luar Biasa
Bengkres Sukses Pentaskan Marhum Buantan di Tembilahan
Petani Kelapa Di Inhil Megeluh Sebelum Dan Sudah Hari Kemerdekaan RI Harga Kelapa Murah.
Pemerintah KPK Dan Sepakati Revitalisasi APIP