PILIHAN
Aplikasi Ternak Online "ANGON" Mudah Tampa Perlu Lahan
bualbual.com, Teknologi tercipta untuk memudahkan kehidupan umat manusia. Banyak hal terasa semakin memanjakan kita lewat ponsel pintar. Misalnya aplikasi ojek online yang tampak amat berpengaruh dalam hal menggiatkan kembali jasa antar tersebut.
Tak hanya itu, aplikasi tersebut juga merambah berbagai aspek seputar kehidupan, seperti layanan antar makanan, pijat, bersih-bersih rumah, dan lain sebagainya.
Nah, ada pula aplikasi yang merambah dunia ternak bernama angon.id. Aplikasi beternak online ini memungkinkan siapa saja untuk bergelut di dunia ini. Tanpa perlu punya lahan, kandang, waktu, serta keterampilan merawat ternak, kamu bisa memanfaatkan kemudahan yang ditawarkan.
"ANGON adalah aplikasi beternak online yang memudahkan penggunanya untuk beternak secara online melalui aplikasi mobile, tanpa harus memiliki lahan, keterampilan, dan waktu untuk merawat hewan ternak berupa domba atau sapi. ANGON menghubungkan peternak rakyat, sentra peternakan rakyat (SPR), dan investor peternakan," tertulis di website angon.id.
Berikut teknis permainan yang diterapkan dalam game ini, seperti dirilis dari web ofisial tersebut. Foto-foto dirilis dari sumber yang sama.
1. Angon hanya menyediakan bibit domba dan sapi dengan harga bervariasi, 1 juta - 10 juta.
2. Kamu harus membayar biaya itu di awal yang meliputi harga ternak (sesuai bobot saat beli), asuransi ternak, biaya pakan, biaya perawatan oleh peternak rakyat, dan biaya sewa kandang selama 3 bulan.
3. Jasa perawatan ternak oleh peternak rakyat mitra Angon berjangka waktu selama 3 bulan. Kamu bisa memantau kenaikan bobot ternak yang tersedia di aplikasi pada tanggal 10 dan 25 setiap bulan.
4. Setelah 3 bulan, sistem Angon secara otomatis akan membeli kembali ternakmu. Kamu akan mendapatkan hasil sesuai bobot saat panen. Besaran keuntungan bervariasi antara 2% hingga 15%.
5. Angon memungkinkanmu untuk memperpanjang masa perawatan ternak untuk 3 bulan berikutnya.
6. Angon menciptakan peluang kerjasama antara peternak rakyat sebagai perawat ternak dengan masyarakat urban sebagai investor yang ingin beternak domba atau sapi.
7. Dengan konsep beternak online yang ditawarkan Angon, peternak rakyat akan menjadi lebih produktif, sehingga kesejahteraan peternak rakyat pun akan turut meningkat.
8. PT ANGON Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 2016, melalui SK Menteri Hukum dan HAM RI nomor AHU-0052954.AH.01.01 Tahun 2016
(brl)
2. Kamu harus membayar biaya itu di awal yang meliputi harga ternak (sesuai bobot saat beli), asuransi ternak, biaya pakan, biaya perawatan oleh peternak rakyat, dan biaya sewa kandang selama 3 bulan.
3. Jasa perawatan ternak oleh peternak rakyat mitra Angon berjangka waktu selama 3 bulan. Kamu bisa memantau kenaikan bobot ternak yang tersedia di aplikasi pada tanggal 10 dan 25 setiap bulan.
4. Setelah 3 bulan, sistem Angon secara otomatis akan membeli kembali ternakmu. Kamu akan mendapatkan hasil sesuai bobot saat panen. Besaran keuntungan bervariasi antara 2% hingga 15%.
5. Angon memungkinkanmu untuk memperpanjang masa perawatan ternak untuk 3 bulan berikutnya.
6. Angon menciptakan peluang kerjasama antara peternak rakyat sebagai perawat ternak dengan masyarakat urban sebagai investor yang ingin beternak domba atau sapi.
7. Dengan konsep beternak online yang ditawarkan Angon, peternak rakyat akan menjadi lebih produktif, sehingga kesejahteraan peternak rakyat pun akan turut meningkat.
8. PT ANGON Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 2016, melalui SK Menteri Hukum dan HAM RI nomor AHU-0052954.AH.01.01 Tahun 2016
(brl)

Berita Lainnya
Hingga ke Daerah Provinsi Jambi, Polisi Kejar Napi Kabur dari Rutan Siak
Seluruh Kabupaten Kota Laksanakan Instruksi Gubernur Riau
Kuota CPNS 2019, Jatah Pemprov Riau Hanya 279 Formasi
Layanannya Tumbang Berjam-jam, Facebook Buka Suara Penyebabnya
Pendaftaran CPNS 2018 Bikin Honorer K2 di Daerah Jadi Resah,Ini Penyebabnya
Verifikasi CPNS Pekanbaru Terkendala, SSCN BKN Tak Bisa Diakses
Wujud Nyata Sinergitas Polres Inhil dan Anggota Kodim 0314 Cegah Covid-19
DPRD Pekanbaru Sesalkan Proyek IPAL Tak Kunjung Selesai
Pelabuhan Tanjung Buton Siak Roboh
Gajinya Minimal Rp 25 Juta, Belanda Lagi Butuh Ribuan Perawat Minat!
Prajurit TNI Tewas Ditembak, OPM Ancam Akan Terus Lakukan Serangan
Minta Keadilan Keluarga Korban Lion Air, Demo di Depan Istana