Hanya Rp500 Ribu per Bulan!
TPP Cuma Rp500 Ribu! Guru PPPK Riau Datangi DPRD, Tiga Tuntutan Mendesak Disuarakan
BUALBUAL.com - Aliansi Merah Putih PPPK Provinsi Riau menyampaikan tiga tuntutan utama kepada pimpinan DPRD Riau. Aspirasi tersebut berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan, kepastian status PPPK paruh waktu, serta jaminan sosial dan perlindungan bagi tenaga pendidik.
Aspirasi itu disampaikan dalam audiensi bersama pimpinan DPRD Riau pada Senin (2/11/2026). Perwakilan aliansi diterima Wakil Ketua II DPRD Riau, Ahmad Tarmizi, yang didampingi Sekretaris Fraksi PKS, Abdullah.
Ketua Aliansi Merah Putih PPPK Provinsi Riau, Eko Wibowo, mengatakan salah satu tuntutan utama yang mereka sampaikan adalah peninjauan kembali besaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) agar lebih adil dan setara.
“Alhamdulillah, hari ini tuntutan kami dari Aliansi Merah Putih PPPK Provinsi Riau telah disampaikan. Pertama, terkait peninjauan dan kesetaraan TPP,” ujar Eko.
Ia menjelaskan, selama ini PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau menerima TPP sebesar Rp500 ribu per bulan. Besaran tersebut berlaku bagi tenaga teknis di organisasi perangkat daerah (OPD) maupun tenaga pendidik.
“TPP kami hanya dipatok Rp500 ribu semuanya, baik di OPD teknis maupun guru. Semuanya sama, Rp500 ribu per bulan,” jelasnya.
Selain persoalan TPP, aliansi juga meminta pemerintah memberikan kejelasan mengenai status PPPK paruh waktu. Menurut Eko, kepastian status menjadi hal penting agar para tenaga pendidik dapat menjalankan tugas dengan lebih tenang.
Tuntutan lainnya berkaitan dengan jaminan sosial dan perlindungan bagi PPPK. Ia berharap aspek tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Jaminan sosial dan perlindungan bagi PPPK harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua II DPRD Riau, Ahmad Tarmizi, menyatakan pihaknya akan meneruskan berbagai tuntutan yang disampaikan aliansi kepada Pemerintah Provinsi Riau untuk ditindaklanjuti.
Adapun tuntutan tersebut meliputi peninjauan TPP, kepastian status PPPK paruh waktu, serta jaminan sosial dan perlindungan bagi para PPPK.
Aliansi Merah Putih PPPK Provinsi Riau berharap aspirasi tersebut mendapat perhatian dan menghasilkan kebijakan yang lebih adil bagi tenaga pendidik di Provinsi Riau.
“Adanya perhatian dan keadilan bagi tenaga pendidik, khususnya di Provinsi Riau, menjadi harapan kami,” pungkas Eko.

Berita Lainnya
Tak Cukup Padamkan Api, DPRD Riau Minta Pemda Siapkan Ruang Udara Bersih
Tak Sembarangan, Calon Siswa Sekolah Rakyat akan Diverifikasi dan Jalani Tes Kesehatan
Legislator Riau Andi Darma Taufik Tegas! HGU PT Oscar Harus Dibatalkan
Gubernur Ansar Ikuti Arahan Presiden Jokowi Genjot Belanja Produk Lokal
Bupati Mesuji Panen Raya Padi di Desa Sungai Badak
Penambahan 5 Pasien Covid-19 Riau Bisa Saja Awal Gelombang II
Paripurna Pembahasan RAPBD Perubahan Kabupaten Lingga Tahun Anggaran 2023
Jalan PT SIR Disahkan, Maizani Katakan Terima Kasih Ke Gubernur Syamsuar
Bupati H. Sukiman dan Kajari Rohul Teken MoU
Plt. Wali Kota Tanjungpinang Sosialisasikan Penerapan New Normal di Pasar Kota Lama
Peringatan Hari Santri di Ponpes Darul Rahman V Disaksikan Bupati Inhil HM Wardan Secara Virtual
Plt Gubernur Kepri Isdianto Apresiasi UMKM Produksi Masker