Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Kuala Enok Porak-Poranda! Abrasi Dahsyat Gerus Pesisir, Belasan Rumah dan Fasilitas Umum Hancur
BUALBUAL.com - Gelombang pasang yang terus menggerus garis pantai menyebabkan bencana abrasi dan longsor di Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (16/6/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di dua titik berbeda, yakni kawasan Pasar Kuala Enok sekitar pukul 09.45 WIB dan Jalan Kampung Jawa AEC pada pukul 10.00 WIB. Kondisi tanah yang labil ditambah kuatnya hantaman ombak laut diduga menjadi penyebab utama terjadinya abrasi.
Akibat kejadian itu, sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan, di antaranya bangunan vihara, akses jalan masyarakat, serta pelabuhan. Tidak hanya itu, sebanyak 13 kepala keluarga turut terdampak karena rumah dan tempat usaha mereka mengalami kerusakan.
Berdasarkan data sementara, total kerugian material akibat bencana tersebut diperkirakan mencapai Rp320 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, R. Arliansah, mengatakan tim gabungan telah bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi. Langkah yang dilakukan meliputi evakuasi warga, pendataan dan kaji cepat dampak bencana, koordinasi dengan unsur Forkopimcam, serta penyaluran bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak.
Menurutnya, penanganan darurat sangat diperlukan untuk mencegah dampak yang lebih luas, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan balita.
"Saat ini kebutuhan mendesak adalah pengamanan area terdampak serta bantuan khusus bagi warga yang rentan," ujarnya.
BPBD juga mencatat masih ada tiga unit rumah yang berada dalam kondisi terancam ambruk. Untuk sementara, para penghuni telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Dua keluarga memilih mengungsi ke rumah kerabat, sementara satu keluarga lainnya menempati rumah negara.
Arliansah menambahkan, data dampak bencana masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah seiring perkembangan kondisi di lapangan. Hingga kini, petugas masih berjaga dan melakukan pemantauan karena abrasi susulan masih mungkin terjadi akibat gelombang laut yang terus mengikis daratan pesisir.

Berita Lainnya
Tragedi Tol Permai! Ibu Tewas, Tiga Sekeluarga Luka Berat Diduga Akibat Microsleep
BMKG Pekanbaru Prediksi Potensi Hujan Disertai Angin dan Petir Terjadi Pagi Hingga Malam Hampir Merata di Riau
Kilas Peristiwa Penting yang Terjadi pada 12 Februari
Seorang Pria di Langkat Tewas Diduga Diterkam Harimau
RS Riyacudu Kotabumi Diduga Mainkan Anggaran Obat Pasien BPJS Gratis
Kabar Duka, Lurah Kijang Kota Bintan Tutup Usia
6 Tenaga Medis RSUD Ryacudu Kotabumi Lampura Positif Covid-19
Warga Tanjungpinang Kembali Dihebohkan dengan Rubuhnya Parkiran Pasar KUD
Tangis Pecah di Teluk Pauh, Rayendra Ditemukan Tak Bernyawa Usai Lima Hari Pencarian
Peringatan Keras, Uang Petani Harus Kembali atau Raja Abdul Aziz Ditarik ke Meja Hukum
4 Mobil Rusak Parah, Kecelakaan Beruntun di Tugu Zapin Pekanbaru
Hanguskan Ruko Mobil hingga Sekolah, Dua Peristiwa Kebakaran di Pelalawan