PILIHAN
Pangean Terparah Terdampak Banjir, Akses Enam Desa Putus
BUALBUAL.com - Kecamatan Pangean di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau menjadi salah satu Kecamatan yang terparah terdampak banjir luapan air Sungai Kuantan.
Camat Pangean Mahviyen Trikon Putra mengatakan, banjir di sejumlah desa di Kecamatan Pangean sudah terjadi sejak Senin, 9 Desember 2019 kemarin. Hingga Selasa, 10 Desember 2019 banjir makin parah.
Ia mengatakan, air mulai menggenangi beberapa desa di Kecamatan Pangean terjadi mulai Senin subuh kemarin. Warga yang tinggal di bantaran Sungai Kuantan ini sehari sebelumnya juga sudah waspada akan datangnya banjir.
"Ada empat desa yang lebih dulu terendam di antaranya Padang Tangguang, Padang Kunik, Pulau Deras dan Pulau Kumpai," kata Mahviyen, Selasa, 10 Desember 2019.
Sekarang katanya, selain merendam rumah warga, banjir juga merendam sejumlah ruas jalan Kabupaten dan memutus akses menuju enam desa yang ada di seberang Kecamatan Pangean.
"Kini masyarakat hanya bisa sampai ke pangkal jembatan, kalau mau ke enam desa yang ada di seberang tidak bisa karena jalan terendam tidak bisa dilalui," katanya.
Terputusnya akses menuju enam desa dari ibu kota Kecamatan Pangean di antaranya menuju Desa Padang Tangguang, Teluk Pauh, Padang Kunik, Tanah Bekali, Pembatang dan Pulau Deras.
"Ini tidak bisa kita lewati, hanya dua desa yang bisa ditempuh yakni Pulau Deras dan dan Pematang dan itu harus memutar melalui jalan Benai," kata Mahviyen.
Kondisi air katanya cukup bervariasi merendam ruas jalan Kabupaten, paling dalam itu ada yang setinggi dada orang dewasa," katanya.
Laporan sementara yang disampaikan Mahviyen jumlah rumah yang terendam banjir mencapai 1.887 rumah. Dengan rincian Desa Pulau Deras 198, Pembatang 235, Pauh Angit Hulu 150, Pauh Angit 332, Padang Tanggung 92.
Kemudian Teluk Pauh 86, Tanah Bekali 201, Sukaping 197, Pulau Rengas 100, Pulau Tengah 37, Pulau Kumpai 113 , Koto 4, Pasar Baru 17 buah.
Menurutnya, laporan ini memang tidak semua rumah yang terendam secara keseluruhan. Karena ada juga rumah warga yang memiliki rumah tinggi tapi halamannya rumah juga terendam dan tidak bisa melakukan aktivitas juga dilaporkan.
"Catatan jumlah yang kita laporkan ini tidak semua rumah terendam, ada juga halaman rumah yang terendam juga kita laporkan. Karena warga tidak bisa melakukan aktivitas diluar rumah," katanya.
Hingga Selasa pagi katanya, ketinggian air ada yang mencapai 1 meter seperti di sejumlah wilayah di Desa Pulau Kumpai, Pulau Deras, Padang Kunik dan Padang Tanggung.
Sumber: riauonline.co.id

Berita Lainnya
Pembangunan Jalan Longsor di Inhu Mengalami kendala Pembebasan Lahan
Muhammadiyah Riau Terima Sumbangan Buku dari Perpustakaan Nasional
Bupati dan Wali Kota Kompak tak Hadiri Milad Riau Ke 62 Tahun
Pendukung Prabowo-Sandi Dilaporkan Ke Polisi, Atas Pengeroyokan Kader PBB
600 Ribu Masker di Gudang PT MJP Cargo Tidak Memenuhi Standar Dikirim ke Luar Negeri
Melayat Kekediaman H Syakrani Bin Syawal di Kecamatan Reteh,Wabup Inhil Ucapkan Bela Sungkawa
Pelaku Curat saat Perayaan Imlek di Kuala Lahang Berhasil Dibekuk di Provinsi Jambi
Gubri Bahas Rel Kereta Api sampai Relokasi Bandara SSK II Pekanbaru dengan Menhub
Masa Aksi Tolak Kedatangan Fahri Hamzah di Bandara Manado
Wiranto Langsung Diterbangkan Dengan Helikopter Menuju RSPAD Jakarta
Resmi Gabung Juventus,Ronaldo Tulis Surat Perpisahan Untuk Real Madrid