PILIHAN
Di Bawah Komando Dandim 0314 dan Wakapolres Inhil, Bupati HM Wardan Ikut serta Padamkan Api di Tempuling
BUALBUAL.com - Di awal Maret tahun 2020, sudah terpantau titik api di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Saat mengetahui hal tersebut, Bupati beserta Dandim 0314/ Inhil dan Wakapolres Inhil cepat tanggap melakukan penanganan.
Berlokasi di Parit Pinang, Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, kurang lebih sebesar 2 hektar lahan masyarakat habis terbakar. Berdasarkan laporan, kebakaran lahan tersebut terjadi sejak tiga hari belakangan. Di hari ketiga ini, api sudah padam dan dalam tahap pendinginan.
Mengetahui hal itu, tim pemadam yang dikomandoi Dandim 0314/ Inhil dan Wakapolres Inhil langsung berjibaku memadamkan api. Dalam aksinya, para personel dibantu oleh relawan dan masyarakat.
Bupati Inhil, Drs HM Wardan MP memberi apresiasi atas tindakan cepat tersebut. Dirinya bersyukur atas kerjasama dan kekompakan pihak terkait. Hal ini dikatakannya saat meninjau langsung lokasi karhutla, Selasa (3/3/2020) petang.
"Alhamdulillah inilah yang kita harapkan, ada kebersamaan, kekompakan. Sekecil dan sebesar apapun titik api yang kita ketahui ada, supaya gerak cepat secara bersama-sama," ujar Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati didampingi Dandim 0314/ Inhil, Wakapolres Inhil, dan Sekretaris BPBD Inhil. Tampak pula di lokasi sejumlah relawan dan masyarakat setempat.
Orang Nomor Satu di Inhil ini memuji kinerja para personel yang maksimal walaupun dengan keterbatasan perangkat. Ia berharap agar api yang sudah padam tidak hidup kembali dan merembet ke lahan-lahan lainnya.
"Sudah ada upaya yang dikomandokan Dandim bersama Wakapolres Inhil ini ketika terjadi kebakaran. Ini diblok, di sekat supaya jangan apinya penyebar. Harusnya memang ada alat berat yang bisa untuk membuat kanal untuk membatasi api supaya jangan menjalar, tapi dengan keterbatasan kita pun, dengan kesungguhan dan keseriusan para petugas kita dapat mengantisipasi api tidak berkembang kemana-mana. Kita berdoa juga mudah-mudahan turun hujan," urainya.
Melalui kesempatan itu juga, Bupati kembali melarang secara tegas kepada seluruh masyarakat agar tidak membakar lahan dengan alasan apapun.
"Jangan ada lagi yang membakar untuk membuka kebun, sawah, menanam jagung, dan lain-lainnya. Pokoknya stop membakar, karena ini sanksinya sangat berat," imbau Pemimpin Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini.

Berita Lainnya
Pemprov Riau Akan Segera Tertibkan Rumah Dinas yang Dikuasai Pihak Lain
Dua Jam di Perairan Indragiri, Edy Natar Tiba di Pelabuhan Sembuang Mandah Melaksanakan Kampanye
Cagah Masuknya Virus Covid-19, Camat dan Kapolsek Concong Bersama Instansi Terkait Lakukan Pemeriksaan Terhadap Penumpang
10 Hari Pencarian, Segini Jumlah Jenazah Korban Lion Air yang di Serahkan Basarnas
Hadiri Pesta Anak Danang Parikesit, Catur Loby Percepatan Infrstruktur Kampar
Soal Politik Uang Di Bengkalis Dua Tersangka Ajukan Praperadilan
Pakai Benda Tumpul "Si Anak Sulung" Tewaskan Ayah Kandungnya di Siak
Cerita Dibalik Prestasi Fajri, Mahasiswa UGM Yang Menjuarai Berbagai Lomba Tingkat Nasional
PKS Sebut Poros Cikeas Akan dukung Anies-Sandiaga di putaran kedua
Dilempar Pakai Lembaran Setebal 200 Halaman, Mahasiswa Laporkan Rektor ke Polda Riau
Bulan Mei Acara Festival Pulau Tilan akan di gelar kembali
Ke Kuansing Menko Luhut dan Gubernur Syamsuar Bagi-bagi Sertifikat Tanah Gratis