Ratusan WNI Termasuk Warga Riau Terkatung-katung di Pelabuhan Muar Malaysia
BUALBUAL.com - Seratusan Warna Negara Indonesia (WNI) termasuk warga Riau terkatung-katung di Pelabuhan Muar, Malaysia.
Mereka dipulangkan akibat kebijakan yang meminta semua warga negara asing masa paspornya akan berakhir keluar dari Malaysia termasuk kebijakan lockdown pemerintah Malaysia terkait virus corona (covid-19).
Sementara saat berada di Pelabuhan Muar, Malaysia, WNI dan warga Riau tersebut justru menjadi terkatung-katung. Pasalnya Pemerintah Indonesia sudah menutup pintu masuk juga terkait wabah covid-19.
"Pukul 02.00 tadi malam saya mendapat messenger dari sahabat saya bernama Willy Ari Setiawan warga Dumai, Riau yang ternyata sedang berada di Pelabuhan Muar, Malaysia. Katanya, ndan tolong bantu saya dan WNI yang tak bisa masuk ke Indonesia ndan," kata Ketua PW GP Ansor Riau, Sabtu (21/3/2020).
Dipaparkan Purwaji, Willy menulis, ia bersama seratusan WNI asal Dumai, Bengkalis dan provinsi lain di Indonesia dini hari itu tidur di belakang ruko sekitar pelabuhan fery Muar, Johor Malaysia. Sebagia di penginapan dan berpencar karena menghindari razia jam malam pasca lock down pemerintah Malaysia terkait covid-19.
Diceritakan Purwaji, seperti dikisahkan Willi, awalnya yang dalam kunjungannya ke Malaysia mengikuti arahan kerajaan (pemerintah Malaysia) untuk tetap tinggal di dalam rumah karena merebaknya pandemi virus corona disana. Namun pada tanggal 19 Maret pihak kerajaan mengeluarkan maklumat agar warga negara asing yang izin tinggalnya akan segera habis keluar dari Malaysia.
Willy begitu mendapat konfirmasi dari kedutaan langsung menuju pelabuhan fery Muar untuk pulang ke Dumai, Indonesia. Namun setibanya di pelabuhan, ternyata pemerintah Indonesia sudah menutup perbatasan dan melarang masuk ke Indonesia termasuk ke Riau.
"Dan saya tanya semua penumpang bersedia di karantina, asal kan mereka bisa pulang. Mereka disini tidak dapat bekerja, tidak punya sanak keluarga. Dan pasti nya juga takut terjangkit," tulis willy kepada saya.
Willy juga mengirim foto teman temannya sesama WNI yang tidur di lorong-lorong ruko dengan alas seadanya. Salah seorang diantaranya terlihat sedang sakit (cedera) kakinya.
Willy memohon agar bisa dupulangkan ke Indonesia. Apalagi dalam situasi darurat corona seperti sekarang semua WNI yang tidur di sekitar pelabuhan Muar ketakutan terpapar corona.
"Saya mohon info ini bisa diteruskan ke bapak Presiden Jokowi agar dicarikan solusi untuk bisa kembali ke tanah air. Tolong ya," tulis Willy, dalam pesannya yang disampaikan melalui pesan messenger Purwaji tersebut.(mcr)**

Berita Lainnya
Kementerian Agama Sebutkan Kebijakan 2020 tentang Keberangkatan Jamaah haji
Usai Aksi 22 Mei, Pasar Perdagangan Indonesia Anjlok
Menteri LHK Beri Sanksi Terhadap PT RAPP di Riau Yang Engan Mematuhi Aturan Tentang Lahan Gambut
DPRD Rohil Dalam Sidang Paripurna Mengesahkan APBD.P Sebesar 2.4 Triliun Lebih
Bupati Rohil Perintah Langsung, DLH Bongkar Drainase yang Ditutup Pihak Hotel
Habib Rizieq Dikabarkan Ditangkap - Ini Kata Pengacara Soal Isu Bendera di Rumah Pimpinan FPI
Kesbangpol Provinsi Riau Gelar Giat Sosialisasi Pencegahan Dan pemberantasan P4GN Di Kabupaten Bengkalis
Bupati Kampar Pimpin Rapat Pemugaran Taman Kota Bangkinang yang akan diperindah
Pemkab Inhil Gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Tahun 2018-2023
Tangkal Polisi: Dari Ancaman makar tunggangi demo Ahok
HUT Satpam ke-39, Waka Polres Inhil: Jalankanlah Tugas dengan Profesional
Terungkap!!! Ternyata Segini Harga Sepatu Bola Neymar Saat Lawan Meksiko