PILIHAN
Pjs Bupati Serta Anggota DPRD dan Kepala Dinas Inhil Ikut Apel di SMAN 1 Kateman
Bualbual.com, Bupati H.Rudiyanto memimpin apel senin pagi di SMA NEGERI 1 Kecamatan Kateman turut di hadiri Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Anggota DPRD Inhil bapak Edy Gunawan serta Camat dan Upika Kecamatan Kateman, Kepalah SMAN 1 Majelis Guru dan siswa/i SMAN 1 Kec.Kateman,
Dalam sambutannya Pjs.Bupati Rudiyanto di hadapan siswa dan siswi saat memimpin apel, mengatakan bahwa sekarang kewenangannya SMA berada di Provinsi Riau sesuai dengan UU. 06/03/18.
Untuk itu, walaupun anak-anak jauh dari ibu kota Provinsi tapi tidak ada lagi penghalang, Karena, pada hari ini teknologi berkembang dengan cepat khususnya dunia Maya,sehingga bentuk komunikasi antara anak dan keluarga sangatlah mudah.
Ia juga mengharapkan antara sesama harus lah saling menjaga persahabatan yang baik dan membantu sehingga terjalin persaudaraan yang baik.
Selain itu Pjs Bupati inhil juga menekankan kepada para siswa dan siswi SMAN 1 Kateman agar menjauhi segala bentuk aktifitas yg berbaur negatif yang menjerumuskan kepada pergaulan negatif dan narkoba,karena masa SMA inilah seseorang sangat rentan terhadap pergaulan bebas. (Adv)

Berita Lainnya
Pendidikan Anti Korupsi Telah Diterapkan di Riau Sudah Sejak Lama
Pengusaha Muda asal Mandah Inhil Dipanggil ke Istana Presiden, Ada Apaya ?
Bupati HM. Wardan Dukung Penuh Pengamanan Pilkada, Masyarakat Jangan Mudah Percaya Dengan Isu SARA
Nginap Dirumah Janda,Oknum PNS Ini Digrebek Warga
Polsek Tampan Pekanbaru Masih Selidiki Motor Tak Bertuan di Semak-semak
KPK Bantah Tudingan Romahurmuziy PPP soal Sengaja Menjebak
Sebanyak 2,5 Hektar Lahan Gambut di Bantan Bengkalis Terbakar
Tertimpa Pohon Sagu, Warga Meranti Tewas di Kebun
Bernarkah.... Penanganan kasus di Dunia jurnalis banyak Yang tak kunjung tuntas
Aksi Mahasiswa Dan Anak STM di Indonesia, Unjuk Rasa Akan Berlarut Seperti Hong Kong?
Bahas Dugaan Pasien Suspect Virus Corona Pemda Inhil Gelar Rapat Internal Secara Tertutup
Estimasi APBD Riau 2020 Capai Rp12 Triliun 'Jika Pinjaman Rp4 Triliun Disetujui'