PILIHAN
Tak Menyerah, Rhoma Kembali Laporkan KPU ke Bawaslu
Bualbual.com, Ketua Umum Partai Islam, Damai, Aman (Idaman) Rhoma Irama kembali melaporkan Komisi Pemilihan Umum RI (KPU) ke Badan Pengawasan Pemilihan Umum RI (Bawaslu).
Laporan ini diajukan karena partainya dinyatakan tidak lolos penelitian administrasi pada 24 Desember 2017.
Rhoma mendatangi kantor Bawaslu bersama Sekretaris Jenderal Partai Idaman Ramdansyah, dan dua orang kuasa hukum.
Kedatangannya ini adalah yang kedua kali dalam rangka melakukan upaya hukum atas KPU.
Sebelumnya, Raja Dangdut itu telah melaporkan KPU atas dugaan pelanggaran administratif pemilu.
Sidang penanganan dugaan pelanggaran administratif yang digelar Bawaslu memenangkan pihak Partai Idaman. Partai Idaman akhirnya bisa mengikuti proses penelitian adminitrasi.
"Kami melapor kembali sebagaimana waktu dulu. Dulu kami ingin disertakan sebagai pendaftar, Alhamdulillah berhasil. Sekarang, kami datang kembali agar disertakan tahap verifikasi faktual," tutur Rhoma kepada wartawan, Jumat (29/12/2017).
Lebih lanjut Rhoma mengatakan, pihaknya telah membawa berkas-berkas sebagai alat bukti gugatan ke Bawaslu.
Dia berharap, kembali memenangkan gugatan ini seperti pada pelaporan sebelumnya.
"Mudah-mudahan seperti yang lalu, kami juga bisa dikabulkan untuk bisa mengikuti proses sampai verifikasi faktual," kata Rhoma.
Sementara itu anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan, selain Partai Idaman, hingga sore ini ada tiga partai lagi yang mengajukan gugatan ke Bawaslu.
Mereka adalah Partai Indonesia Kerja (PIKA), Partai Bhinneka Indonesia, serta Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI).
"Mereka itu telah mengajukan permohonan sengketa. Tetapi, semuanya kami minta untuk perbaikan permohonan," katanya.
Sementara itu, lanjut Fritz, terhadap tiga partai yang lain yang belum mengajukan permohonan, Bawaslu tetap akan menunggu sampai dengan pukul 23.59 wib.
Ketiga partai tersebut yaitu Partai Rakyat, Parsindo, dan Partai Republik***(kompas. com)

Berita Lainnya
5 Kg Sabu-sabu Tangkapan Bea Cukai Dimusnahkan Polres Inhil
Guru Honorer K2 tak Pernah Diajak Bicara
Pjs Bupati Inhil Rudyanto Pimpin Upacara Hardiknas
Lagi Amien Rais Bersuara minta Ahok dipenjara dan kasusnya dipercepat
Plh. Bupati Bengkalis, “Pembelian Beras Hanya Dibatasi Maksimal 20 Kilogram Sekali Transaksi”
Siapa Sangka Makanan Yang Paling Murah di Indonesia Menjadi Paling Mahal di Belanda
BKD Provinsi Riau Terima 181 Pelamar PPPK
Minat Baca Pelajar di Kepri Tertinggi se-Indonesia
Sekda Inhil: Mari Kita Ajarkan Kecerdasan Anak Melalui Membaca Sejak Usia Dini
Saksikan Real Madrid Ingin Bayern Munchen Malam Ini
Pimpinan DPRD Inhil Masa Jabatan 2019-2024 Resmi Lakukan Pengambilan Sumpah Jabatan
Wah! Ternyata Seragam PNS Indonesia Warisan Belanda, DPR Minta Pemerintah Menganti Berikut Usulan Seragam Penggantinya