PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
ODP Covid-19 Di Kampar Meningkat Capai 978 Orang, 2 orang PDP
BUALBUAL.com - Gunung Sahilan,- Angka Orang Dalam Pengawasan Covid-19 di Kabupaten Kampar meningkat menjadi 978 orang ditambah dengan 2 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP), angka ini akan terus meningkat seiring dengan banyaknya masyarakat perantauan yang pulang ke Kampar dari luar Negeri dan juga belum adanya kesadaran yang tinggi dari masyarakat terhadap bahayanya Corona.
Begitu dikatakan Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH yang Diwakili Sekda Kampar, Drs. H. Yusri, M.Si saat memberikan arahan kepada Camat, Kepala Puskesmas dan Kepala Desa dari 5 Kecamatan Serantau Kampar Kiri, Yakni, Gunung Sahilan, Kampar Kiri Tengah, Kampar Kiri, Kampar Kiri Hilir dan Kampar Kiri Hulu yang dilaksanakan di Aula Puskesmas Gunung Sahilan, Kamis (26/3).
Ditambahkan Yusri, saya sangat berarap kepada saudara-saudara kita perantau dari luar sana, kalau ingin menyelamatkan keluarga kita, jangan pulang dulu ke Kampung halaman, karena rata-rata orang yang masuk dalam ODP adalah perantau yang pulang ke Kampung halaman.
“virus ini sangat berbahaya, bukan hanya merugikan diri kita sendiri, tapi juga akan berdampak kepada orang lain, untuk itu saya sangat mohon kepada masyarakat, untuk sementara, kurangilah bersosialisasi diluar rumah untuk sementara waktu, agar mata rantai penyebaran virus ini dapat kita putus”harap Yusri.
Yusri meminta kepada seluruh Kapus bekerjasama dengan kades dan pihak terkait lainnya agar berkeliling desa untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang bahaya covid-19 dan upaya-upaya yang harus dilakukan untuk menghindari vius tersebut sehingga bisa diketahui seara jelas oleh masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Yusri berpesan kepada masyarakat agar jangan panik menghadapi situasi ini, banyaklah berdoa dan memohon ampun kepada Allah atas semua kesalahan yang mungkin pernah kita lakukan, dan yang paling penting, jangan menimbun sembako, belilah sebanyak yang dibutuhkan saja, karena jika masyarakat berbondong-bondong menimbun sembako, maka yang lain tidak akan kebagian, dan untuk diketahui pasokan sembako kita untuk beberapa bulan kedepan, insya allah masih tersedia. (Diskominfo Kampar)
Ditambahkan Yusri, saya sangat berarap kepada saudara-saudara kita perantau dari luar sana, kalau ingin menyelamatkan keluarga kita, jangan pulang dulu ke Kampung halaman, karena rata-rata orang yang masuk dalam ODP adalah perantau yang pulang ke Kampung halaman.
“virus ini sangat berbahaya, bukan hanya merugikan diri kita sendiri, tapi juga akan berdampak kepada orang lain, untuk itu saya sangat mohon kepada masyarakat, untuk sementara, kurangilah bersosialisasi diluar rumah untuk sementara waktu, agar mata rantai penyebaran virus ini dapat kita putus”harap Yusri.
Yusri meminta kepada seluruh Kapus bekerjasama dengan kades dan pihak terkait lainnya agar berkeliling desa untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang bahaya covid-19 dan upaya-upaya yang harus dilakukan untuk menghindari vius tersebut sehingga bisa diketahui seara jelas oleh masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Yusri berpesan kepada masyarakat agar jangan panik menghadapi situasi ini, banyaklah berdoa dan memohon ampun kepada Allah atas semua kesalahan yang mungkin pernah kita lakukan, dan yang paling penting, jangan menimbun sembako, belilah sebanyak yang dibutuhkan saja, karena jika masyarakat berbondong-bondong menimbun sembako, maka yang lain tidak akan kebagian, dan untuk diketahui pasokan sembako kita untuk beberapa bulan kedepan, insya allah masih tersedia. (Diskominfo Kampar)

Berita Lainnya
Masya Allah! Satu Keluarga Positif Corona di Kota Dumai
Mbah Moen: Saya Kecewa, Dulu Suryadharma Lalu Romi
Satres Narkoba Polres Siak Berhasil Cokok Pelaku Pemilik Sabu-sabu
Tim Promosi Tiga Naga akan Berkandang di Stadion Utama Riau
Warga Kelurahan Maharatu Pekanbaru Tolak Penampungan Imigran di Daerahnya
PUPR Riau Janji Segera Perbaiki, Jalan Soekarno-Hatta Amblas
Mendikbud Harap Gaji Guru Honorer UMR Berlaku Tahun 2019
Polisi Lakukan Penyelidikan, Penonton Meninggal Tertabrak Motor Pembalap di Bengkalis
Pelatih PSG Harap Neymar Cepat Pulih 'Akan Hadapi Man United'
Yang Minat Jadi CPNS Ini Formasi Untuk Tahun 2018
Wakil Bupati Bengkalis 'Muhammad' Ditetapkan Tersangka Terkait Kasus Korupsi Pipa PDAM Inh Senilai Rp.3,8 Milyar
Tinjau Tes CPNS, Bupati HM. Wardan: Jangan Percaya dengan Orang yang Menjanjikan Kelulusan