Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Pemdes Pematang Obo, Jalankan Gerakan Aksi Penyemprotan Disifektan, Upaya Memutus Penyeberan Covid -19

BUALBUAL.com — Pemerintah Desa Pematang Obo, Kecamatan Bahtin Solapan, bersama Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, lakukan Aksi penyemprotan Disinfektan di Area Kantor Desa, Tempat umum dan juga Pemukiman dan Rumah warga.
Hal ini bagian dari antipasi dan pencegahan penyebaran Corona Virus Disiease Nineteen (COVID-19).
Rabu, 1 April 2020, Kepala Desa bersama Anggota DPRD, Staff Desa serta Instansi terkait seperti Babinkamtibmas dan Babinsa ikut turun ke lapangan untuk menyemprotkan Disinfektan.
“Kegiatan Sosial ini berupa penyemprotan Disinfektan, ke lokasi tempat tempat umum , Pemukiman dan Rumah Warga "ucap Kepala Desa Pematang Obo, Pangibulan Sirait kepada awak media, Kamis (2/4/20).
Kades Pangibulan Sirait menambahkan, menghimbau Masyarakat agar tetap tenang dalam menghadapi wabah penyakit yang berbahaya ini, dengan mengikuti arahan yang telah disampaikan pemerintah mauoun pihak Kepolisian.
"mari bersama sama menjaga hidup sehat, seperti menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, rajin cuci tangan dan apabila mengalami gejala indikasi ke arah COVID-19 segera pergi konsultasi ke Rumah Sakit yang telah ditunjuk oleh Pemerintah,"pesannya.
Pada kesempatan ini Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Rianto,
ikut ambil bagian kegiatan penyemprotan Disinfektan.
Senada dengan Kepala Desa, menambahkan sedikit himbauan kepada masyarakat, “jangan panik dan tetap patuhi juga Himbauan Pemerintah serta dari Maklumat Polri Nomor: Mak/2/III/2020, karena isi dari himbauan itu pasti bermanfaat dan beguna untuk mencegah rantai penyebaran COVID-19,” Ucapnya.
“kita harap wabah penyakit berbahaya ini yang telah merebak secara Global cepat berlalu dari indonesia, karena akibat dari COVID-19 ini sangat berpengaruh merugikan, terutama dari segi perekonomian, maka dari itu mari kita bersama-sama berdo'a agar dijauhkan dari penyakit yang berbahaya ini, dan segera hilang dari indonesia supaya kita bisa beraktivitas seperti biasa ,” tutup Rianto.(edi).
.jpg)

Berita Lainnya
Janji Dinas PUPR Tuntaskan Jalan Badak yang Masih Tanah
Anggota Satpol PP Solok Razia dan Temukan Istrinya Selingkuh di Sebuah Hotel
HM. Wardan Serahkan SK Tentang Pengangkatan PNS di Lingkungan Pemkab Inhil T.A 2018
Gebyar DMIJ Se-kecamatan Pelangiran, Resmi di Tutup Bupati Inhil HM. Wardan
Ketika Kain Jilbab Kekinian di Indonesia di Korea Cuman Bikin Begian
Tokoh Muda Khairuddin Al-Young S.HI, M.Ag mendaftar Sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur Riau di Kantor Partai Amanat Nasional (PAN)
Bukan Rp113 Miliar: Muhammad Firdaus, “Dana Dibutuhkan untuk Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bengkalis Rp133 Miliar”
Orang tua Lapor Polisi, Anaknya Tewas saat Ikuti Kegiatan MOS
Masker Langka dari Peredaran, Kadiskes Riau Imbau Masyarakat Jangan Panik 'Wabah Virus Corona'
Kadiv Pas Riau Berharap Jangan Ada Satupun Petugas Lapas Main Narkoba
Bupati Siak: Bantah Keras Tidak Pedulinya Pemkab Terhadap Masyarakat Suku Sakai
Takbir..!!! Allahu Akbar, Infak Untuk UAS dari Jama'ah Inhil, yang Terbungkus Kain Sarung Berisi 200 Juta Rupiah