Mengenal Penyakit Meningitis yang Diduga Diidap 'Glenn Fredly'
BUALBUAL.com - Glenn Fredly Deviano Latuihamallo atau akrab disapa Glenn Fredly berpulang hari ini (8/4). Kabar meninggalnya penyanyi sekaligus penulis lagu ini dikonfirmasi oleh sejumlah teman dekat Glenn termasuk penyanyi Tompi.
"Telah berpulang saudara kami, Glenn Fredly, malam ini. Mohon dimaafkan semua salahnya. Dia yang selalu hadir menggerakkan kita semua," ujar Tompi melalui pesan Whatsapp.
Glenn dikabarkan meninggal karena radang selaput otak atau meningitis. Ini merupakan infeksi yang terjadi pada sekitar otak dan sumsum tulang belakang. Meningitis dapat terjadi ketika cairan di sekitar meninges (selaput membran yang melapisi sistem saraf pusat) terinfeksi.
Melansir dari Web MD, kasus meningitis bisa terjadi akibat bakteri, virus dan jamur.
Meningitis virus adalah yang paling umum dan menyebabkan 85 persen kasus. Meningitis virus lebih umum terjadi selama musim panas. Penyakit ini umumnya bisa hilang tanpa pengobatan.
Sedangkan meningitis bakteri disebabkan oleh infeksi bakteri tertentu dan bersifat menular. Jika tidak ditangani, kondisi ini akan berujung fatal. Sebanyak 5-40 persen kasus pada anak dan 20-50 persen kasus pada orang dewasa berujung kematian.
Meningitis akibat infeksi bakteri bisa mengancam nyawa dan bisa menular antarmanusia jika terjadi kontak satu sama lain. Meningitis akibat infeksi virus cenderung tidak parah dan pada kebanyakan kasus, pasien bisa sembuh sendiri tanpa perawatan. Sedangkan meningitis akibat infeksi jamur terbilang jarang. Ini biasanya terjadi pada orang yang sistem imunnya lemah.
Jika disebabkan oleh jamur maka disebut meningitis jamur. Meningitis ini terbilang langka. Meningitis ini disebabkan oleh jamur yang menginfeksi tubuh dan menyebar dari aliran darah ke otak atau sumsum tulang belakang.
Jenis berdasar penyebab yang terakhir adalah meningitis parasit. Meningitis ini disebabkan oleh parasit yang ditemukan di dalam tanah, tinja, dan pada beberapa hewan seperti siput, ikan mentah, dan unggas.
Meningitis parasit ditularkan dari orang ke orang. Meningitis amebic--salah satu dari meningitis parasit--menjadi yang paling mengancam jiwa.
Jika mengalami infeksi, akan timbul gejala seperti kebingungan, demam, sakit kepala, mati rasa pada muka, sensitif terhadap cahaya, leher kaku, mual dan muntah.
Pada meningitis yang disebabkan bakteri umumnya disertai pula dengan area kulit berwarna ungu yang menyerupai memar.
Selain karena infeksi bakteri, jamur dan virus, ada sejumlah faktor risiko lain. Melansir dari Mayo Clinic, faktor risiko lain antara lain disebabkan oleh:
* Melewatkan vaksinasi. Orang yang tidak divaksin komplet di masa kecil atau saat dewasa berisiko tinggi terinfeksi.
* Usia. Kebanyakan kasus meningitis akibat infeksi virus muncul di usia anak-anak di bawah 5 tahun. Sedangkan meningitis akibat infeksi bakteri banyak terjadi di usia di bawah 20 tahun.
* Tinggal di lingkungan komunal. Mereka yang tinggal di satu tempat bersama-sama dengan kelompok besar berisiko mengalami meningitis seperti anak asrama, personel militer atau anak yang tinggal di pesantren. Ini kemungkinan karena bakteri menyebar lewat pernapasan dan menyebar dengan cepat dalam kelompok.
* Kehamilan. Ibu hamil rentan terkena listeorisis atau infeksi akibat bakteri listeriayang juga bisa mengakibatkan meningitis. Listeriosis meningkatkan risiko keguguran, kelahiran mati dan lahir prematur.
* Masalah sistem imun. Gangguan pada sistem imun membuat orang rentan mengalami meningitis. Ini bisa dialami mereka yang diabetes, terinfeksi HIV/AIDS, pecandu alkohol, atau mengonsumsi obat yang bersifat immunosuppressant.

Berita Lainnya
Syuting Perdana di Uzbekistan, Pengin Hijrah Siap Tampilkan Perjalanan Spiritual dan Budaya Islam
Hari Puisi Indonesia: Edi Ahmad RM dan Penyair Ternama Tampil di Dumai
Totalitas Febby Rastanty di Film Wanita Ahli Neraka: Dari Adegan Berat hingga Latihan Jadi 'Istri yang Baik'
Kritik Puan Maharani, Artis Nikita Mirzani Terancam Dilaporkan ke Polisi
Bikin Bangga Riau! Diva Kuansing Raih Standing Ovation dari Tiga Juri DA8 Indosiar
Lagu Tembak-Tembak Dor Dor Dor Viral, Pak Jokowi Ikut Nikmati
Konser Andrigo Pecah! Ribuan Masyarakat Inhil Nyanyi Bareng Hingga Akhir Acara
Tidak Diperpanjang Kontrak, Sule 'Cabut' Dari Program Ini Talkshow
Endang S Taurina dan Ratih Purwasih Tampil Memukau di Perayaan Tahun Baru Bundaran HI
Cerita Anak Bintan yang Ingin Keliling Indonesia Sampai ke Sukabumi
Harga Skintific All Day Light Sunscreen Mist dan Kelebihan
Tangis Indah Sari Pecah, Menyambut Kebebasan Pedangdut Saipul Jamil